{"id":106728,"date":"2021-02-15T13:35:40","date_gmt":"2021-02-15T06:35:40","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=106728"},"modified":"2021-12-29T17:09:16","modified_gmt":"2021-12-29T10:09:16","slug":"jujutsu-kaisen-harusnya-masuk-daftar-best-anime-2020","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jujutsu-kaisen-harusnya-masuk-daftar-best-anime-2020\/","title":{"rendered":"&#8216;Jujutsu Kaisen&#8217; Harusnya Masuk Daftar Best Anime 2020"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat situasi beberapa tahun terakhir, para produser anime telah mengubah kebijakan dari membuat anime long run menjadi tiap season. Mari kita bandingkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Naruto <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan Pierrot-nya dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Boku no Hero Academia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan Bones-nya. Dari perbandingan tersebut sudah jelas bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">BNHA <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih unggul dari segi visual karena persiapan lebih matang daripada kejar tayang. Ini merupakan salah satu alasan mengapa pembuatan anime dengan sistem per season lebih baik ketimbang long run, seperti halnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, pada 2020 hanya sedikit anime yang memuaskan bagi saya untuk ditonton. Mulai dari cerita dan visual, saya rasa masih ada yang kurang karena kebanyakan adalah anime baru yang memulai debut pada tahun lalu. Memang ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan Season 4,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> namun karena sudah terkenal sejak musim-musim sebelumnya jadi wajar saja jika mendapatkan hasil bagus untuk penayangannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beruntung, ada anime shounen<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berhasil memikat saya untuk melihat anime sekaligus manganya. Meskipun saya berkali-kali bosan melihat adaptasi dari shounen<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">namun saya berani mengatakan bahwa anime ini harus menjadi anime terbaik 2020. Apa yang membuatnya menarik dari karya milik Gege Akutami ini? Oke akan saya paparkan dibawah\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Persiapan lebih matang<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibandingkan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan Season 4<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih dulu diadaptasi oleh MAPPA dan mendapatkan hasil lebih bagus ketika divisualisasikan. Ketepatan soundtrack, animasi, dan pengisi suara menjadi komponen penting kesuksesan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketika dianimasikan. Persiapan produksi merupakan alasan utama mengapa anime ini bisa dibilang berhasil untuk dianimasikan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki waktu persiapan produksi lebih matang dibanding <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AoT <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang hanya memiliki waktu pengerjaan antara 6 sampai 8 bulan. Meskipun baru diumumkan pada Weekly Shonen Jump ke 52 pada 25 November 2019, namun pengerjaan anime <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sudah dimulai setelah komik volume 2 dirilis pada 2018.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerja keras staf MAPPA terbayar setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengudara pada Oktober 2020. Berdasarkan imdb.com, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">selalu meraih rating bagus ketika menayangkan episode tentang pertarungan antardukun. Saya ambil salah satu episode terbaik saat Gojou melawan Jogou pada episode 7. Pertarungan antara dukun dan roh ini dibuat dengan memperhatikan psikologi penonton dan dieksekusi dengan pemberian warna yang membuat penonton bereaksi dengan pertarungannya. Warna merah saat Gojou mengeluarkan jurus sebagai serangan balik dan warna hitam sebagai eksekusi Gojou untuk mengakhiri pertarungan adalah cara MAPPA untuk memberikan kreasi terbaik untuk dianimasikan. Tidak heran jika mendapat respon positif dan penonton terpukau setelah menontonnya\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Cerita yang menghadirkan kejutan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kalian yang selalu menonton episodenya hingga sekarang, pasti telah merasakan bagaimana karangan yang dipikirkan penonton berhasil dipatahkan langsung oleh Gege Akutami. Saat opening pertama, kita diperlihatkan Itadori duduk disamping anak berponi samping. Rupanya dia adalah Yoshino Junpei bocah terbully di sekolah dan berkawan baik dengan Itadori. Banyak penonton menduga bahwa dia juga bergabung ke SMA Jujutsu kota Tokyo karena diperlihatkan dia mengenakan seragam tersebut di opening pertama. Sayang, kita justru malah melihat kematiannya akibat ulah Mahito yang mengubahnya menjadi roh dan tidak dapat disembuhkan kembali<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejutan lainnya adalah dari karakter Mechamaru. Dia merupakan murid SMA Jujutsu kota Kyoto dan digambarkan sebagai robot. Alih-alih mirip seperti Ultron, ternyata dia adalah manusia dengan keterbatasan fisik dan mengendalikan robot dari jarak jauh. Dia mengungkapkan identitasnya pada episode 17 ketika melawan Panda.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Filler singkat di akhir episode<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan anime-anime lain adalah selalu memberikan adegan tambahan atau filler pada bagian akhir. Adegan tersebut diberi nama \u201cJuju Stroll\u201d. Meskipun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bergenre horor, unsur komedi juga dimasukkan mengingat ada karakter yang selalu bertingkah lawak di pertengahan cerita, seperti Itadori dan Gojou. Penambahan adegan tersebut bermaksud untuk memberikan cerita bahwa meskipun tugas mereka nanti sebagai dukun, namun kehidupan dari anak SMA tidak bisa lepas dari hal-hal jaim.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Membantu penjualan komik<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehadiran anime sangat membantu bagi mangaka untuk mengais pundi-pundi uang sebagai sumber biaya hidup. Bagi Gege Akutami, bantuan MAPPA dalam membuat<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Jujutsu Kaisen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berhasil menjadikan manganya laku keras di pasaran. Sejak diumumkan produksi animenya pada November 2019, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menduduki posisi kelima dalam penjualan manga terlaris tahun 2020. Terhitung sejak November 2019 hingga November 2020, karya tersebut berhasil memproduksi 6,7 juta lebih eksemplar. Meningkat pesat sebelum pengumuman akan dianimasikan yang hanya bertambah ratusan ribu eksemplar per tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan diatas seharusnya sudah menjadikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">masuk daftar Best Anime 2020. Berbekal animasi bagus yang\u00a0 berpengaruh pada penambahan penggemar untuk mengikutinya juga di manga. Bukan tidak mungkin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jujutsu Kaisen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan menyamai prestasi seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Boku no Hero Academia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengingat jalan cerita masih panjang dan hanya diproduksi per musim agar kualitas animasi tetap terjaga mengingat semakin ke depan persaingan anime akan lebih sengit dengan cerita dan visualisasi lebih baik dari sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar YouTube <a class=\"yt-simple-endpoint style-scope yt-formatted-string\" dir=\"auto\" spellcheck=\"false\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCT0nv7_m-_6j9VCktuf9e5w\">Anime GxG<\/a><\/em><\/p>\n<p><b>BACA JUGA<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jujutsu-kaisen-cah-bagus-kelahiran-mappa-studio-yang-terpendam-oleh-hype-attack-on-titan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"> \u2018Jujutsu Kaisen\u2019: Cah Bagus Kelahiran MAPPA Studio yang Terpendam oleh Hype \u2018Attack on Titan\u2019\u00a0<\/a><\/b><b>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muhammad-haekal-ali-mahjumi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Muhammad Haekal Ali Mahjumi<\/a><\/b><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><b><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><b><i>ini<\/i><\/b><\/a><b><i>\u00a0ya.<\/i><\/b><\/h6>\n<h6><b><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i><\/b>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\"><b><i>di sini.<\/i><\/b><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bukan tidak mungkin Jujutsu Kaisen akan menyamai prestasi seperti Attack on Titan maupun Boku no Hero Academia.<\/p>\n","protected":false},"author":1177,"featured_media":108141,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12908],"tags":[10598,8977],"class_list":["post-106728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-anime","tag-jujutsu-kaisen","tag-review-anime"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1177"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106728"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106728\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}