{"id":103865,"date":"2021-01-31T06:31:14","date_gmt":"2021-01-30T23:31:14","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=103865"},"modified":"2021-02-08T16:27:36","modified_gmt":"2021-02-08T09:27:36","slug":"lagu-bertaut-nadin-amizah-penuh-makna-tapi-tidak-sesuai-kenyatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lagu-bertaut-nadin-amizah-penuh-makna-tapi-tidak-sesuai-kenyatannya\/","title":{"rendered":"Lagu &#8216;Bertaut&#8217; Nadin Amizah Penuh Makna tapi Tidak Sesuai Kenyataannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malam itu, saya mendengarkan lagu via YouTube, awalnya saya pilih playlist yang berisi lagu lagu lawas kesukaan. Entah kenapa lama kelamaan, lagu-lagu lawas kesukaan saya itu mulai menghilang dan digantikan dengan lagu-lagu baru yang sebenarnya saya tidak tahu. Tapi, karena saya sedang asyik membaca buku, jadi saya biarkan saja lagu tersebut mengalun. Tanpa sengaja terdengar petikan gitar yang kalem dan sangat masuk dengan selera musik saya. Saat itu saya masih menikmati alunan gitar itu, hingga detik ke 26, \u201cAstaghfirullah, lagu apa ini, Cuk!?\u201d Sontak kata \u201cbajingan\u201d bikin saya kaget. Alamak lagu \u201cBertaut\u201d seindah ini kenapa dibuka dengan kata kata kasar. Masih saja saya lanjutkan lagu itu sambil beristighfar, mengingat dosa dosa akan toksik yang pernah saya perbuat di masa lampau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, dengan sengaja dan tidak berat hati, saya pencet tombol like di laman YouTube lagu \u201cBertaut\u201d milik Nadin Amizah itu. Ya gimana lagi, lirik lagunya tertata dengan baik. Mungkin hanya kata \u201cbajingan\u201d yang saya tidak suka, tapi akan sangat tidak adil bila saya membenci lagu itu hanya karena mengandung kata-kata umpatan. Tidak dapat dimungkiri, lagu \u201cBertaut\u201d sangat indah, saya nggak tau lagi mau berkomentar apa tentang keindahan aransemen lagu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, saya kira, ini lagu tidak cocok dengan kehidupan saya . Memang maknanya sangat mendalam dan membuat orang orang terharu mendengar kisah kedekatan anak dengan ibunya ini. Namun, bagi saya ini tetaplah tidak cocok dengan kenyataan dalam hidup saya. Bukan karena saya tidak dekat dengan kedua orang tua, bukan juga karena orang tua saya sibuk hingga tidak sempat mendengar cerita saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tiba-tiba saya bilang, \u201cBuk, dalem urip kok saestu keraos bajingan nggih?\u201d Wo ya langsung automarah ibu saya, \u201cOmong apa, Le? Jal dibaleni neh! Bocah kok omongane koyo ngono!\u201d (Bilang apa kamu, Nak? Coba diulangi. Anak kok omongannya begitu!)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKula boten gadhah kanca Buk, kaya landak.\u201d Langsung saja dijawab \u201cLha wong perilakumu ngono kuwi ya pantes raduwe kanca!\u201d (Lha wong perilakumu saja begitu ya pantas nggak punya teman!)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBuk, menawi dalem remuk, tetep wonten ingkang tresna.\u201d Dengan tegas dijawabnya, \u201cSopo sing arep gemati karo bocah kaya kowe kuwi!\u201d (Siapa orang yang bakal ngurusin orang kayak kamu ini!)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBuk, sehat-sehat nggih, ampun kesel. Ibuk lak pingin nggendhong wayah ta?\u201d (Buk, sehat-sehat ya, jangan lelah. Ibuk kan pengin nggendong cucu kan?)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seketika emosinya menurun \u201cDuh anakku sing bagus dhewe, dadi cah sing sholeh ya, Le, mbangun miturut marang wong tuwa, sekolah sing tenanan, gek ndang lulus, ngambut gawe,&#8230;\u201d (Duh, anakku yang paling ganteng, jadi anak yang sholeh ya, Nak, nurut sama orang tua, sekolah yang bener, buruan lulus, kerja,&#8230;) dan berlanjut nasihatnya sampai panjang. Mungkin bagian ini adalah satu satunya yang terasa uwu meski tidak akan dibahas dalam lagu \u201cBertaut\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimanapun dengan mendengarkan lagu \u201cBertaut\u201d Nadin Amizah ini, saya merasakan sebuah kehangatan yang hadir di antara kedekatan seorang anak dan ibunya. Menurut saya pribadi, wadul atau sambat kepada orang tua bukan merupakan hal yang memalukan. Mengingat seorang anak yang baru beranjak dewasa seperti saya ini memerlukan nasihat dan petuah dari orang tua yang sudah memiliki banyak pengalaman semasa hidupnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya walaupun kadang saya sebal juga sih saat orang tua saya melontarkan kalimat, \u201cWis manut wae! Awakmu ki hurung tau tuo, saya wis tau enom!\u201d (Udah nurut aja! Kamu ini belum pernah tua, saya sudah pernah muda.) Hahahaha. Meskipun demikian, seorang anak tetap harus berbakti kepada orang tua yang masih ada dengannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pernah membayangkan bagaimana bila saya menjadi seorang bapak, kerja dari pagi sampai siang, belum lagi kalau ada urusan kantor yang mendadak, ditambah teman-teman kantor yang suka nyinyir sekaligus gibah. Belum lagi di rumah, melihat rumah berserakan karena anak kecilnya tidak membereskan mainan, beuhhh pasti kudu ekstra shobirin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat teman teman pembaca semua, khususnya kawula muda yang masih mencari jati dirinya, jangan pernah lupa untuk sering berdiskusi dengan orang tua. Tidak harus bapak atau ibu, yang penting nyaman saja sih diajak diskusi. Jangan lupa juga berbakti, ingatlah perjuangannya dalam memperjuangkan dirimu. Setidaknya lagu \u201cBertaut\u201d telah menghadirkan pemikiran-pemikiran ini dalam diri saya. Memaknai kembali bagaimana hubungan saya dengan orang tua.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nadin-amizah-dan-twit-nya-yang-sok-bela-kesenian-dalam-negeri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nadin Amizah dan Twit-nya yang Sok Bela Kesenian dalam Negeri<\/a><\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/kontakmojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setidaknya lagu \u201cBertaut\u201d telah menghadirkan pemikiran-pemikiran hangat. Memaknai kembali bagaimana hubungan saya dengan orang tua.<\/p>\n","protected":false},"author":1358,"featured_media":343,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2510,10029],"class_list":["post-103865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-musik-indie","tag-nadin-amizah"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1358"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=103865"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103865\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=103865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=103865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=103865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}