{"id":103514,"date":"2021-01-31T06:38:38","date_gmt":"2021-01-30T23:38:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=103514"},"modified":"2021-01-31T10:36:00","modified_gmt":"2021-01-31T03:36:00","slug":"daftar-kelakuan-ajaib-orang-bucin-sungguh-membagongkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/daftar-kelakuan-ajaib-orang-bucin-sungguh-membagongkan\/","title":{"rendered":"Daftar Kelakuan Ajaib Orang Bucin. Sungguh Membagongkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang kalau lagi bucin emang bisa berubah pol-polan. Cowok misalnya, yang dulunya berpakaian biasa saja, rambut awut-awutan, jarang mandi, mendadak bernafsu pengin macak. Beli baju baru biar wangun kalau jalan-jalan ke mal, bahkan nyempetin potong rambut biar tampak segar. Sungguh, saya punya temen yang mendadak lumayan wangun dipandang, pun tampak lebih bahagia semenjak jadi oang bucin. Sebut saja nama teman saya itu <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gusti Aditya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014nama sebenarnya disamakan, bukan disamarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian pikir punya temen yang lagi bucin-bucinnya itu nyebelin? Halah, remeh. Tunggu saja sampai nama temen kalian itu Gusti Aditya. Level bucin manusia satu di luar batas manusia normal lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di satu sisi perubahan itu bagus, tetapi di sisi lain bisa menyebalkan juga. Bukannya nggak suka karena temen bahagia loh, tetapi ada aja kelakuan ajaib yang biasanya dilakuin sama orang bucin di muka Bumi. Dan berikut adalah daftar kelakuan ajaib mereka.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Share skrinsut chat mesra ke status WhatsApp<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ada temen yang lama jomblo, sering galau, nggak bersemangat hidup, meratapi kondisi asmara yang senantiasa defisit, eh mendadak punya semangat baru karena punya bribikan, itu adalah hal yang sangat membahagiakan. Tetapi, kebahagiaan itu berakhir saat status WhatsApp mereka jadi full skrinsutan chat mesra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksudnya, apa urgensi ngeshare chat mesra kalian? Seolah dunia kudu tau kalian lagi bermanja-manja. Semisal, \u201cKamu baik banget, Mas Sengget, kalau nanti ketemu pasti aku peluk.\u201d atau semacamnya gitu? Kagakkk. Simpan saja chat itu di galeri ponsel, atau diprint sekalian dan taroh di dompet, atau tempel di dinding kamar, atau malah dijadikan kliping juga monggo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana dengan manusia bernama Gusti Aditya semasa jadi orang bucin? Dulu status WhatsAppnya nggak jauh-jauh dari skrinsutan tulisan dia, foto buku, perihal sepak bola, kewibuannya, atau model quote kritis gitu lah. Semuanya berubah semenjak jadi orang bucin. Status WhatsAppnya penuh dengan skrinsutan chat mesra-mesra lucu dan sesekali out of the box sama mbak-mbak\u2014atau adek-adek\u2014yang dinamai \u201cAdek\u201d itu. Ya gimana nggak out of the box, wong mendadak pas lagi sayang-sayangan, chat berikutnya malah bertema buang air besar.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Bales-balesan komen di Twitter<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah tau kan ada yang lagi bucin-bucinnya dan mesra banget di Twitter? Biasanya ada yang bikin cuitan foto es krim, mendadak dikomen sama si bucinannya dengan mesra banget, misal, \u201cAku suapin sini.\u201d lantas berlanjut ke hal-hal lain yang sangat personal dan lebih pantas diobrolin di WhatsApp. Kayak gini nih modelannya.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\">\n<p dir=\"ltr\" lang=\"in\">Semua ini gara-gara <a href=\"https:\/\/twitter.com\/endearlier?ref_src=twsrc%5Etfw\">@endearlier<\/a> :)) <a href=\"https:\/\/t.co\/E7g6xg3yxU\">pic.twitter.com\/E7g6xg3yxU<\/a><\/p>\n<p>\u2014 Sengget Macul (@GrantinoG) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/GrantinoG\/status\/1350444328997462020?ref_src=twsrc%5Etfw\">January 16, 2021<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, ya gimana, wong seluruh dunia kudu tau perihal kebucinan itu, ya mesra-mesraan di Twitter sah-sah saja. Kalo udah nemuin yang beginian, rasanya pengin nimbrung kemesraan mereka dengan komen, \u201cAda yang jual akun Netflix di sini?\u201d Niscaya bot-bot penjual akun Netflix bakal berbondong-bondong komen menawarkan jasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang bucin berbalas komen di Twitter dengan mesra seolah lewat WhatsApp belum cukup. Dunia harus tau kalo mereka lagi bucin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu cuitannya Gusti Aditya itu selalu ngomentarin isu yang lagi panas. Bisa menghujat DPR, bisa bahas Habib Rizieq, atau mentok ya ngeshare tulisannya sendiri lah. Semenjak bucin, dia memilih mendokumentasikan segenap aktivitas pacarannya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Mendadak puitis<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena lagi sayang-sayangnya, pasti entah itu di status WhatsApp atau cuitan di Twitter nggak jauh-jauh dari cinta-cintaan. Pastilah ada fase di mana kedua belah pihak menjadi super puitis, entah nulis sendiri atau mentok ya negshare kutipan puitis orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah mendadak puitis itu menyebalkan? Nggak, kok. Nggak nyebelin, kecuali jika yang di-share itu masih dalam tahap wajar, nggak sampai berchapter-chapter dan bikin status WhatsApp jadi titik-titik gitu. Woy, itu mau bikin kumpulan puisi apa gimana sih? Saya yang nonton kudu gimana? Bikin resensinya sambil ngasih skor antara satu sampai lima, gitu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana dengan Gusti Aditya? Selain tentu saja melakukan semua itu tadi, dia juga bikin tulisan bucin di Medium, Terminal Mojok, Susahtidur, bahkan di utas Twitter. Kampret bener, dasar bucin yang terliterasi.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Susah Diajak Ngumpul<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang kalo ada temen ngumpul dan saya kudu pacaran, ya saya nggak ikut ngumpul. Walhasil saya dicap sebagai orang yang mentingin pacar ketimbang temen. Welah, saya kan pacarannya nggak tiap hari juga, dan masih bisa ngumpul di hari-hari lain. Beda sama orang bucin. Sudah pasti setiap harinya pepet-pepetan terus sama si bucinannya. Susah banget dipisahin, lebih susah ketimbang misahin antara serbuk kopi, serbuk susu, serbuk kremer, dari kopi saset Torabika Kopi Susu tri in wan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa kabar Gusti Aditya? Dulu ngajak dia ngumpul itu gampang banget. Tinggal hadirkan <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/taufik\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Taufik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di tongkrongan, maka dia automuncul. Bahkan sebelum mengenal <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/yambuk\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yafi\u2019 Alfita<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, cinta Gusti Aditya itu berlabuh untuk Taufik seorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang semuanya berubah. Jangan harap iming-iming ketemu Taufik bakal mendatangkan Gusti Aditya. Dia lebih milih muter-muter Ringroad, mesra-mesraan di Togamas, lantas berakhir nulis bareng dan berbagi ide.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bangke, Gusti Aditya nulis di Terminal Mojok bisa dapet pacar, sementara Prabu Yudianto malah dapet banyak musuh. Krezi bener!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bucin-itu-menyedihkan-tunggu-sampai-dengar-cerita-mereka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"> Bucin Itu Menyedihkan? Tunggu Sampai Dengar Cerita Mereka <\/a><\/strong><strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/riyanto\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Riyanto<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang bucin memang kelakuan dan tindak-tanduknya ajaib. Di satu sisi perubahan itu bagus, tetapi di sisi lain bisa menyebalkan juga.<\/p>\n","protected":false},"author":702,"featured_media":13131,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[497,4263],"class_list":["post-103514","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bucin","tag-hubungan-asmara"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103514","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/702"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=103514"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103514\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=103514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=103514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=103514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}