{"id":102424,"date":"2021-01-21T12:26:03","date_gmt":"2021-01-21T05:26:03","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=102424"},"modified":"2021-01-20T21:27:10","modified_gmt":"2021-01-20T14:27:10","slug":"nadin-amizah-bener-loh-jadilah-orang-kaya-karena-lebih-mudah-jadi-orang-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nadin-amizah-bener-loh-jadilah-orang-kaya-karena-lebih-mudah-jadi-orang-baik\/","title":{"rendered":"Nadin Amizah Bener loh, Jadilah Orang Kaya karena Lebih Mudah Jadi Orang Baik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jagad dunia Twitter kembali ramai. Netizen kali ini mengarahkan telunjuk \u201cnasihat\u201d yang dalam bahasa jahatnya menghujat kepada musisi indie yang masih belia, Nadin Amizah. Netizen memang pintar sekali dalam membuat prahara. Tiap minggu pasti ada saja hal yang membuat saya sebagai pengamat amatir ini geleng-geleng kepala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dimulai ketika dalam sebuah acara ngobrol-ngobrol di podcast kita semua, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Close The Door<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mbak Nadin Amizah (eh mbak apa dik ya enaknya hehehe) ini melontarkan ucapan yang entah mengapa menjadi perdebatan pada akhirnya. Padahal kalau dipikir-pikir saat pertama kali saya mendengar ucapan Mbak Nadin yang merupakan nasihat dari ibundanya sendiri itu biasa saja. Tidak ada yang aneh dan tidak ada yang menyinggung. Bagi saya loh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, saya terus terang kaget bukan main saat ucapan itu akhirnya diramaikan di Twitter sampai trending tempo hari. Yang menjadi perdebatan adalah kalimat yang bunyinya kurang lebih begini. Saat Nadin berkata \u201cAku sangat-sangat disarankan sama Bunda, Jadilah orang kaya, karena kalau kaya, kamu lebih mudah jadi orang baik\u201d. Cuk, mana yang salah mbak dan mas open minded SJW maha benar?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari berlogika sebentar, kalau dipikir-pikir ya orang kaya itu memang kodratnya harus berbuat baik. Kenapa saya bilang harus, orang kaya menurut saya itu sudah selesai dengan dirinya sendiri. Oleh karena selesai dengan dirinya sendiri, selesai menyejahterakan dan membuat bahagia dirinya, maka untuk menambah nilai agar lebih tinggi lagi dia akan berbuat baik dengan pihak dari luar dirinya. Berkebalikan dengan orang miskin. Orang miskin itu biasanya dibantu, diberi perhatian, dan diberi perlakuan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari definisi saya pribadi itu maka kalimat Mbak Nadin tidak bermasalah. Memang kalau kita kaya kita pasti lebih mudah jadi orang baik. Pasti akan dengan sukarela membantu orang lain dan rasa ikhlas itu akan jauh lebih terasa. Sementara kalau kita dalam posisi miskin untuk membantu orang pasti pikirannya isinya timbal balik, apa yang kita dapat baru kita mau membantu. Maka dari itu jadilah orang kaya, bener ta?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian ada salah satu cuitan balasan yang bikin saya ngakak gak karuan, bunyinya kira-kira begini. \u201cMaaf girl. Tidak semua orang miskin itu hanya punya rasa benci. Maybe mbak belum aja ketemu orang kaya yang toxic dan arogannya bukan main\u201d. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh budaya JakSel makin merajalela.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya memang pasti ada orang kaya yang seperti itu. Tapi, itu cuman segelintir saja. Masih banyak kok orang kaya yang baik. Orang-orang kaya yang toxic dan arogan bukan main itu menurut saya sedang dalam fase bug saja. Namanya juga manusia, ada up and down-nya you know (Cuk<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketularan JakSel). Yang komen itu pastilah juga tidak terlalu mengerti sebab musabab mengapa orang kaya menjadi toxic dan arogan. Atas dasar apa kita boleh menjustifikasi orang seenak jidat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas dasar apa kita boleh mem-bully orang hingga sejahat itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu selang berapa lama muncul permintaan maaf dari Mbak Nadin soal keramaian ini. Mbak Nadin dalam akun ayahnya meminta maaf atas membuat orang-orang tersinggung, mengaku kalau dia bias dan sempit dalam beropini. Menurut saya ini tidak usah dilakukan, Mbak Nadin. Mengapa? Karena dengan itu kamu jadi terkesan mengamini apa kata mereka. Mbak Nadin juga dianggap telah kalah dari netizen-netizen maha baik itu. Ya mungkin memang karakter Mbak Nadin yang terlalu peduli dengan omongan orang dan masih berusia muda menjadi trigger untuk meminta maaf.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, bagi saya opini Mbak Nadin tidak salah jadi nggak usah minta maaf. Opini apa pun itu selama tidak menyalahi aturan yang berlaku di masyarakat, bagi saya tidak dapat disalahkan lagi dibenarkan. Itu hanya bisa diterima saja dengan mendukung atau menolaknya, sebatas itu. Semoga kejadian ini bisa jadi batu loncatan dan pengalaman bagi Mbak Nadin agar menjadi pribadi yang lebih kuat lagi ke depannya jika lain waktu bakal jadi bahan perbincangan lagi. Semangat berkarya lagi Nadin Amizah. We love you~<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kejanggalan-grab-toko-yang-mengarah-pada-penipuan-online-dan-harusnya-disadari-konsumen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kejanggalan Grab Toko yang Mengarah pada Penipuan Online dan Harusnya Disadari Konsumen<\/a><\/strong>\u00a0<strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/aisha-rara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Aisha Rara<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Argumen Nadin Amizah di podcast itu nggak salah lho, bagi saya sih.<\/p>\n","protected":false},"author":1324,"featured_media":65551,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[5796,10029,421],"class_list":["post-102424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kekayaan","tag-nadin-amizah","tag-twitter"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1324"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102424"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102424\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}