{"id":101554,"date":"2021-01-17T12:12:15","date_gmt":"2021-01-17T05:12:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=101554"},"modified":"2021-01-17T00:55:34","modified_gmt":"2021-01-16T17:55:34","slug":"diggie-hero-mobile-legends-nyebelin-yang-kalau-dibunuh-malah-makin-ganas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/diggie-hero-mobile-legends-nyebelin-yang-kalau-dibunuh-malah-makin-ganas\/","title":{"rendered":"Diggie, Hero Mobile Legends Nyebelin yang kalau Dibunuh Malah Makin Ganas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai saat ini, Mobile Legends masih digandrungi masyarakat Indonesia. Gameplay-nya yang begitu mudah dan bersahabat membuat game ini banyak diminati. Berdiri sejak tahun 2016, Mobile Legends selalu memberikan inovasi terbaru demi kenyamanan pengguna. Sampai artikel ini ditulis, sudah 102 hero yang sudah diluncurkan dari enam tipe peran penyerangan. Dari semua hero yang dirilis, ada satu hero yang paling menyebalkan, yaitu Diggie.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hero ini sangat mengganggu pola permainan dan game jadi terkesan tidak fair. Udah capek-capek berjuang, eh malah diganggu sama hero itu. Hero yang satu ini tidak ada akhlak dan sebelumnya saya pernah membahasnya sebagai hero terharam. Mengapa saya katakan itu? Bila ia mati, siap-siap mematai kita dan mencari hero core supaya bingung harus berbuat apa. Nempel sama tank atau support, bakal percuma saja karena hero ini suka sekali isengin musuhnya. Terlebih memakai spell retribusi, harus mikir mengambil jungle ataupun menyerangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sosok bocah burung hantu brilian di Land of Dawn ini telah banyak menyita publik yang kesal akan skillnya. Beberapa bulan yang lalu, strategi Diggie feeder sangat ramai diperbincangkan dan gara-gara itu, tim yang menggunakan Diggie itu menang. Bagaimana coba, baik skill waktu hero ini hidup ataupun mati sama-sama nyebelin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kita pick Diggie, bakal diberi serangkaian siraman rohani yang bikin ciut bermain. Dan jika musuh yang pick, bakal habis menghantam kita. Alhasil, jadi serba salah memilih Diggie atau tidak. Padahal, di-buff ataupun di-nerf pun bakal tidak berpengaruh pada hero yang satu ini. Pasalnya, di mana hero lain jika respawn, kembali ke base awal, dia bisa respawn di mana saja dan. Ketika Diggie mati, dia bisa keliling Land of Dawn dan mengganggu rotasi permainan musuh. Kan nyebelin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal itu membuat orang-orang tampak kesal menggunakan hero ini. Di-ban pun percuma karena banyak hero meta yang lebih sakit darinya. Memakai hero counternya, sama saja. Bila komposisi tim seimbang, musuh pun tidak dapat berkutik, bahkan kepada hero late game musuh yang digadang-gadang mengubah pola permainan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau skill \u201cmati\u201d dihilangkan, ini hero jadi nggak berguna. Maju mundur kena ini mah. Lagian kalau dihapus, kasian yang udah terlanjur beli ini hero dan mainin selama ribuan kali. Lha kalau hal paling esensial dari hidupmu diambil kan bikin kamu serasa nggak berguna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu ribet memang hero yang satu ini. Di satu sisi bila pick Diggie, teman tidak menyarankan karena pertahanannya sangat lemah dan mudah dibunuh bila tidak ada rekannya. Bila ingin feeder, dianggap tidak tahu strategi permainan dan siap-siap dilaporkan. Padahal di Mobile Legends tuh kalau satu hero mati berkali-kali, goldnya bakal berkurang, bisa sampai ke titik bunuh itu hero dah nggak dapet apa-apa. Bakal sia-sia deh membunuh tuh hero. Ketika musuh pick Diggie dan kebetulan kemampuan rotasinya sangat bagus, niat kita untuk mengganggu musuh dan menghabisi turret menjadi terganggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alhasil, kita cuma bisa bunuh itu hero sebelum temen-temennya dateng dan ultinya tetap cooldown waktu war. Jadi serba salah lah dengan hero yang satu ini. Moonton gimana sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi bingung kudu gimana menghadapi Diggie dan ngasih alternatif kudu gimana Moonton menggarap hero ini. Di satu sisi, saya suka Diggie karena itu hero favorit dan gampang dimainkan bagi yang baru pertama kali mencoba. Belum lagi heronya lucu-lucu dan imut gitu (makanya hero ini sangat suka dimainkan para cewek). Di satu sisi, hero ini sangat menyebalkan bila di-pick musuh kalau mainnya jago dan timnya tidak mempermasalahkan memilih hero ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau hero ini dihapus? Udah terlanjur beredar dari dulu dan sia-sia perjuangan meraih top Diggie. Jadi, apa yang cocok untuk hero yang satu ini sih? Kalau aku sih, dibiarkan tuh hero. Asal kompak aja mainnya, tuh hero bakal tidak berkutik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau suka-suka Moonton dah, emang nggak jelas kadang.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-kombinasi-spell-dan-hero-yang-harus-dihindari-biar-push-rank-mobile-legends-lancar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">6 Kombinasi Spell dan Hero yang Harus Dihindari biar Push Rank Mobile Legends Lancar <\/a><\/b><b>dan tulisan<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/kristiani\">\u00a0<b>Kristiani\u00a0<\/b><\/a><b>lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282136338016&amp;text&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diggie adalah hero paling nyebelin di Mobile Legends. Di-pick salah, di-ban salah, dibiari hidup nyebelin, dibunuh makin kuat.<\/p>\n","protected":false},"author":206,"featured_media":61238,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[10239,6073,10100],"class_list":["post-101554","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-diggie","tag-mobile-legends","tag-push-rank"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101554","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/206"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101554"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101554\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}