{"id":10082,"date":"2019-08-15T07:00:00","date_gmt":"2019-08-15T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=10082"},"modified":"2022-02-04T13:28:36","modified_gmt":"2022-02-04T06:28:36","slug":"bagi-saya-warna-hanyalah-me-ji-ku-hi-bi-ni-u","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bagi-saya-warna-hanyalah-me-ji-ku-hi-bi-ni-u\/","title":{"rendered":"Bagi Saya, Warna Hanyalah Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U"},"content":{"rendered":"<p>Tidak peduli sebanyak apa pun warna yang ada di dunia, bagi saya jumlahnya hanya ada 7 yang tergabung dalam akronim Mejikuhibiniu (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu). Saya bukannya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/red\/penjaskes\/apa-sih-yang-dilihat-oleh-mereka-yang-buta-warna-parsial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">buta warna<\/a>, hanya saja bagi saya, semua warna yang akhir-akhir ini nge-<em>hype <\/em>hanyalah anak cabang dari 7 warna tadi.<\/p>\n<p>Suatu hari, ketika sesi foto bersama, salah satu teman kelas <a href=\"https:\/\/tirto.id\/bagaimana-rasanya-jadi-muslimah-tanpa-jilbab-di-indonesia-masa-kini-ecNf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">memberikan usul untuk memakai kerudung<\/a> berwarna <em>maroon<\/em>. Saya jujur saja belum tahu apa itu warna <em>maroon. <\/em>Maklum, <em>wong ndeso<\/em> baru masuk kuliah dan ketemu banyak orang kota. Ketika bertanya pada yang lain, mereka menjawab sejenis warna merah.<\/p>\n<p>Saat hari-H sesi foto, saya datang dengan memakai kerudung merah. <em>Ealah, <\/em>ternyata keliru. Warna <em>maroon <\/em>ternyata sejenis warna merah tetapi jauh lebih gelap, semacam merah hati menurut saya. Alhasil, saat sesi foto berlangsung, saya diminta berdiri di pojokan. Alasannya tentu saja karena warna kerudung saya tidak sama dengan lain, katanya takut merusak estetika gambar. <em>Asem!<\/em><\/p>\n<p>Perkara ketidaktahuan saya atas macam-macam warna tidak hanya berhenti di situ. Saya juga pernah menjadi panitia acara seminar kemuslimahan. Saat itu, koordinator panitia acara memberitahukan bahwa saat hari-H nanti, semua panitia diharapkan memakai kerudung <em>baby pink.<\/em><\/p>\n<p>Sungguh, saat itulah pertama kali saya mendengar istilah warna <em>baby pink. <\/em>Memangnya apa sih, bedanya dengan warna <em>pink? <\/em>Sejak kapan warna <em>pink <\/em>memiliki <em>baby? <\/em>Memangnya, siapa yang menghamili warna <em>pink <\/em>sehingga ia punya <em>baby? <\/em>Tolong jelaskan pada saya yang tertinggal zaman ini!<\/p>\n<p>Setelah saya lihat, ternyata tidak ada perbedaan signifikan antara warna <em>pink <\/em>dan <em>baby pink <\/em>kecuali tingkat kepudarannya. Tapi bagi saya, keduanya tetap sama, berwarna merah jambu.<em> Titik!<\/em><\/p>\n<p>Kali lain, saya pernah ingin sekali membeli kerudung untuk dipakai saat acara keluarga. Saya mencari kerudung untuk dicocokkan dengan baju yang sudah saya miliki. Kebetulan, salah satu teman saya ada yang jualan <em>olshop<\/em>. Saya kemudian meminta sarannya untuk mencari kerudung yang senada atau minimal cocok jika dipadu padankan dengan baju saya.<\/p>\n<p>Saat itu, teman saya menyarankan beberapa warna, yaitu <em>peach, silver, milo, taro<\/em> dan <em>mustard<\/em>. Sumpah, saya baru pertama kali mendengar nama-nama itu. Apakah selama ini saya tidak mengikuti perkembangan zaman atau memang dunia pe-warnaan berkembang terlalu cepat?<\/p>\n<p>Sejak kapan ada jenis warna <em>milo<\/em>? Bukankah Milo adalah sejenis minuman yang iklannya selalu muncul di TV dengan <em>tagline <\/em>\u2018Energi Untuk Menang Tiap Hari\u2019<em>.<\/em> Apakah perusahaan pembuat minuman Milo juga memproduksi warna berjenis <em>milo<\/em>?<\/p>\n<p>Lalu, mulai kapan ada warna <em>taro<\/em>? Setahu saya, Taro itu sejenis makanan ringan yang iklan TV-nya seputar petualangan di hutan itu. Atau saya saja yang terlewat ketika perusahaan pembuat Taro juga memproduksi warna <em>taro<\/em>? Saya semakin pusing.<\/p>\n<p>Seolah menyadari kebingungan saya, si teman <em>olshop<\/em> tersebut kemudian mengirimkan gambar kerudung lengkap dengan nama-nama pilihan warnanya. Ketika dilihat, saya benar-benar ingin berkata kasar.<\/p>\n<p>Warna-warna yang teman saya maksud sebenarnya bisa disederhanakan untuk dimengerti khalayak ramai\u2014khususnya orang-orang <em>ndeso <\/em>seperti saya. Bagi saya, warna <em>peach<\/em>=jingga, <em>silver<\/em>=abu-abu, <em>milo<\/em>=cokelat susu, <em>taro<\/em>=ungu, dan <em>mustard<\/em>=kuning keemasan. Sudah, seperti itu sederhananya. Entah kenapa teman <em>olshop<\/em> saya\u2014juga mbak-mbak <em>olshop<\/em> lainnya\u2014suka sekali merumitkan nama warna. Apakah agar terkesan mewah dan eksklusif? <em>Halah, mboh!<\/em><\/p>\n<p>Saya penasaran, siapa yang pertama kali mencetuskan ide nama-nama warna serumit itu? Sungguh, betapa dia telah berhasil membuat hidup saya yang rumit tambah rumit hanya untuk persoalan memilih warna yang sesuai dengan baju. Apalagi nama-nama warnanya sebagian besar menggunakan Bahasa Inggris. Sungguh, sangat tidak mencerminkan nasionalisme sekali.<\/p>\n<p>Akhir kisah, saya memutuskan untuk memilih warna kuning keemasan\u2014atau dalam bahasa teman <em>olshop<\/em> saya <em>mustard.<\/em> Ketika proses negosiasi selesai, teman saya malah kembali mengeluarkan pendapat. Dia bilang,\u00a0\u201ckayaknya lebih bagus lagi kalau warnanya <em>lightsunkist.<\/em> Lebih cocok sama warna kulit kamu.\u201d<\/p>\n<p>\u201c<em>Lightsunkist <\/em>itu warna macam apa lagi?\u201d tanya saya frustasi.<\/p>\n<p>Teman saya kemudian menunjukkan gambar warna<em> lightsunkist<\/em> yang menurut saya tidak ada bedanya dengan warna kuning keemasan. Saya mendengus. Nggak jadi beli. Saya baru tahu kalau urusan warna saja ternyata bisa membuat saya jengkel setengah mati.<\/p>\n<p>Saya harap, ke depannya pemerintah dapat membuat kebijakan seputar pemberian nama warna yang tidak rumit, namun juga disesuaikan dengan kearifan lokal bahasa Indonesia. Kalau perlu, ini bisa digunakan sebagai bahan utama dalam rapat paripurna Presiden Jokowi beserta jajaran menteri terpilihnya nanti. Pokoknya, pemerintah harus turun tangan. <em>Titik!\u00a0<\/em>(*)<\/p>\n<div>\n<div><\/div>\n<div><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>.<\/em><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak peduli sebanyak apa pun warna yang ada di dunia, bagi saya jumlahnya hanya ada 7 yang tergabung dalam akronim Mejikuhibiniu.<\/p>\n","protected":false},"author":200,"featured_media":10100,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13080],"tags":[383,2560,2561,2559],"class_list":["post-10082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-personality","tag-curhat","tag-mejikuhibiniu","tag-olshop","tag-warna"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/200"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10082"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10082\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}