{"id":100750,"date":"2021-01-16T08:04:27","date_gmt":"2021-01-16T01:04:27","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=100750"},"modified":"2022-01-19T12:16:19","modified_gmt":"2022-01-19T05:16:19","slug":"tiktok-membuncahkan-lagi-hasrat-joget-bollywood-yang-terpendam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tiktok-membuncahkan-lagi-hasrat-joget-bollywood-yang-terpendam\/","title":{"rendered":"TikTok Membuncahkan Lagi Hasrat Joget Bollywood yang Terpendam"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Popularitas TikTok di Indonesia memang punya akar sejarah yang panjang, terutama sejak permulaan abad milenium Indosiar menayangkan beragam film India yang lebih akrab disebut Bollywood. Pada masa itu barangkali menonton Bollywood, lalu baper nyanyi nari bisa di-bully sampai pagi. Kini tidak lagi, perusahaan ByteDance asal China paham betul soal masa lalu tontonan semua kalangan ini, lalu meluncurkan Doujin a.k.a TikTok di akhir 2016 lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin tidak banyak lagu soundtrack film India yang jadi latar musik dalam TikTok. Akan tetapi, obsesi lip sync dan gerakan tari sederhana nan singkat sudah terlanjur mengendap lekat-lekat di alam bawah sadar anak kelahiran 90-an dan 2000-an. Lantas popularitas TikTok yang mulai melambung dua tahun belakangan seolah jadi pelumas, memuluskan bangkitnya ingatan-ingatan riang akan tari-tarian dan nyanyian ekspresif yang identik dengan film Bollywood.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang bisa lupa dengan musik dan lirik legendaris seperti \u201chumko humise curanmor\u2026\u201d dari film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mohabbatein<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2000) yang mungkin menginspirasi para pelaku curanmor. Atau kisah khas pelakor dalam film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chori Chori Chupke Chupke<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2001) yang dibintangi Salman Khan (Raj). Bahkan tokoh pelakor yang diperankan Preity Zinta diberi nama Madhubala, seolah menyiratkan bahwa istri yang dimadu justru akan melahirkan bala bencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barangkali maraknya fenomena pelakor di Indonesia ya karena meniru tabiat Si Raj dan Madhubala itu. Judul dan lagu bersejarah lainnya yang nggak kalah tua dan menginspirasi generasi TikTok masa kini misalnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dilwale Dulhania Le Jayenge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1995) dengan lagu \u201cTujhe Dekha Toh\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dil To Pagal Hai<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1997) dengan lagu \u201cAre Re Are\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kuch Kuch Hota Hai<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1998), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kabhi Khushi Kabhie Gham<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2001) dengan lagu \u201cBole Chudiyan\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Koi&#8230;Mil Gaya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2003), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kal Ho Naa Ho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2003) dengan lagu \u201cPretty Woman\u201d, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chalte Chalte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2003) dengan lagu \u201cSuno Na Suno Na\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit banyak pola dan plot cerita film-film Bollywood juga sepertinya memengaruhi kecenderungan skenario film dalam negeri. Lihat saja tokoh utama yang nggak jauh-jauh dari Shah Rukh Khan, Salman Khan, Rani Mukerji, Kareena Kapoor, Kajol, Madhuri Dixit, dan Aishwarya Rai. Bandingkan dengan aktor dan artis film Indonesia yang nggak pernah bosan menggunakan jasa Reza Rahadian. Setting lokasi yang sering kali berlatar di luar negeri juga termasuk salah satu kesamaan lain antara film Indonesia dan India.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saya curiga kecintaan anak muda Indonesia dengan K-Pop juga diawali oleh kepuasan yang tidak lagi tersalurkan karena film-film India tidak lagi menyenangkan. Terlebih, bangkitnya girlband dan boyband asal Korea itu menurut saya seolah mengambil pasar penikmat seni yang sama. Dengan koreografi dance dan beat musik yang cenderung cepat dan bikin kaget, usaha K-Pop mengalahkan Bollywood akhirnya membuahkan hasil yang di luar dugaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada waktu yang sama, perkembangan film India justru beralih pada pure drama tanpa embel-embel musical yang jadi ciri khas Bollywood. Suksesnya film-film adaptasi novel bertema moral, dan ketokohan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Slumdog Millionaire<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2008) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Life of Pi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2012), atau komedi edukasi semisal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">3 Idiots<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2009) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hichki<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2018), seolah mengalihkan perhatian dunia dari masa jaya cerita cinta dan drama musik ala Bollywood.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kembali pada booming-nya TikTok di Indonesia, saya kira musik dan gerakan koreografi film India akan segera bangkit jadi nostalgia lewat TikTok, nyatanya tidak. Meskipun demikian, aplikasi yang dikategorikan short-form video ini mematahkan spekulasi miring banyak pengamat media sosial. Pertumbuhan pengguna yang menggila di Indonesia tanpa diduga memunculkan berbagai konten yang lebih beragam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari joget-jogetan singkat mengikuti tren yang lagi meningkat, sampai lucu-lucuan yang bikin ngakak dan malahan nggak jarang absurd bukan kepalang. Bahkan sekarang Instagram isinya video-video TikTok juga. Hal ini bisa dikatakan perlawanan dagang teknologi China mulai membuahkan hasil, merembet memenuhi konten-konten platform media sosial asal Amerika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, meskipun kejayaan Bollywood tidak lagi mengemuka, dan entah sampai kapan akan muncul kembali ke permukaan. Merebaknya TikTok hari ini saya percaya tidak pernah terputus hubung-kaitannya dengan fenomena drama musik dalam film India. Saya masih menantikan viralnya Chika Chandrika bukan lewat lagu \u201cPapi Chulo\u201d, tetapi mengikuti dendang dan goyang khas artis Bollywood akhir tahun 90-an dan awal tahun 2000-an.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/stereotip-polisi-yang-sering-kita-temukan-di-film-bollywood\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Stereotip Polisi yang Sering Kita Temukan di Film Bollywood<\/strong> <\/a><b>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/adi-sutakwa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Adi Sutakwa<\/a>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cenderung cepat dan bikin kaget, usaha K-Pop mengalahkan Bollywood akhirnya membuahkan hasil yang di luar dugaan.<\/p>\n","protected":false},"author":1076,"featured_media":101532,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12906],"tags":[7860,5201],"class_list":["post-100750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-media-sosial","tag-bollywood","tag-tiktok"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1076"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100750"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100750\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}