{"id":10000,"date":"2019-08-14T09:00:06","date_gmt":"2019-08-14T02:00:06","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=10000"},"modified":"2022-02-04T13:41:49","modified_gmt":"2022-02-04T06:41:49","slug":"alasan-kami-para-cewek-yang-hobi-foto-separuh-wajah-di-instastory","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alasan-kami-para-cewek-yang-hobi-foto-separuh-wajah-di-instastory\/","title":{"rendered":"Alasan Kami Para Cewek yang Hobi Foto Separuh Wajah"},"content":{"rendered":"<p>Suatu hari saat saya sedang asyik mengunggah foto selfie saya ke Instastory, seorang teman saya nyeletuk, \u201ckenapa sih, cewek itu doyan foto <em>selfie<\/em> separuh wajah?\u201d. Oh ternyata, teman saya (yang cowok) ini belum mengerti bagaimana nikmatnya berswafoto ria separuh wajah. Jadi biar saya jelaskan.<\/p>\n<p>Awal kemunculan instagram tentunya jadi kabar baik bagi kami pengguna media sosial\u2014Facebook misalnya. Ya kabar baik lah, kami-kami yang biasa mengunggah foto, video <del>alay<\/del> di Facebook jadi lebih terfasilitasi lagi kegiatan unggah-mengunggah itu dengan adanya Instagram. Fiturnya itu <em>lho<\/em>\u2026 lebih baik dari Facebook. Mulai dari fitur <em>double tap<\/em>, <em>explore<\/em> beragam foto, dan video dari seluruh belahan dunia, Instagram TV, hingga mode efek dan Instastory.<\/p>\n<p>Lagi-lagi soal anak milenial yang dikit-dikit posting dan <em>no gadget no life<\/em>, salah satu fitur Instagram\u2014seperti Instastory jelas menjadi alternatif. Kami-kami bisa membagikan banyak momen dalam sehari dan dalam jangka waktu 24 jam, tanpa perlu mengunggahnya terlebih dulu ke <em>feed<\/em> Instagram kami.<\/p>\n<p>Belum lagi fitur ini dibekali fitur tambahan berupa teks, siaran langsung, efek foto yang lucu-lucu dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/apj\/esai\/melihat-jogja-kekinian-lewat-fenomena-kos-kosan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">kekinian<\/a>, <a href=\"https:\/\/tirto.id\/whatsapp-siapkan-fitur-video-loop-mirip-boomerang-instagram-egar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>boomerang<\/em><\/a>, <em>superzoom<\/em>, rekam mundur, dan <em>handsfree<\/em>. Ini progres yang mengasyikkan kan? Instagram seakan-akan bisa membaca kebutuhan abege-abege di masa yang akan datang. Ya salah satunya dengan <em>selfie-selfie asiquee<\/em>.<\/p>\n<p>Lalu bagi kami para cewek\u2014dengan fitur-fitur yang tersedia di Instagram, <em>selfie<\/em> di setiap momen seakan-akan menjadi kewajiban. Lha piye? Kondangan dandan cantik\u2014pengen <em>selfie<\/em>. Jalan-jalan kebetulan pakai OOTD\u2014pengen selfie. Lagi nongkrong di tongkrongan sosialita\u2014pengen selfie. Belanja barang <del>branded<\/del> \u2013 pengen <em>selfie<\/em>.<\/p>\n<p>Dan salah satu cara <em>selfie<\/em> yang memutakhirkan <del>keimutan nan kecantikan kami<\/del> selain memberikan efek kamera adalah dengan foto separuh wajah. Iya\u2014cuma separuh. Pasti banyak di antara kalian yang sering melihat cewek dengan foto <em>selfie<\/em> setengah mukanya menghantui Instastory kalian. <em>Yihaaa<\/em>~<\/p>\n<p>Ya jangan kaget, Bambang. Kami <em>selfie<\/em> setengah muka tentu ada alasannya. Bukan karena kepencet ya..<\/p>\n<p><strong>Pertama<\/strong>, <em>selfie<\/em> separuh wajah bisa bikin pola wajah kami yang kurang simetris alias tembem sebelah bisa teratasi. Seperti yang kita tahu, terkadang bentuk wajah kita yang kurang simetris ini bikin kita terlihat tembem nan lebar. Dandan cantik sudah, lha kok wajah ini tampak lebar selebar tempe? <em>No way!<\/em> Kami tidak mau <em>selfie-selfie<\/em> kami terganggu dengan hasil foto yang semacam itu. Jadilah kami <em>selfie<\/em> separuh wajah. Jadi cantik kan? <em>hehehe<\/em><\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, bagi kami yang berhidung <del>pesek<\/del> mungil, bisa <em>auto-mancung<\/em> dengan trik <em>selfie<\/em> yang semacam itu. Percayalah, kami-kami yang meski tampak ceria di Instastory jadi kurang pede kalau hidung <del>pesek<\/del> mungil kami terekspos sepenuhnya. Kami sudah memoleskan <em>shading<\/em> pada hidung kami seapik mungkin, Bambang.<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, sepasang mata kami yang berbeda ukuran <del>seperti Maudy Ayunda<\/del> bisa jadi enak dilihat kalau kami <em>selfie<\/em> separuh wajah pada sisi wajah yang menampakkan mata belo dan bulat kami. <em>Selfie<\/em> dengan trik ini juga membantu kami untuk mengkespos lebih detil <em>make up<\/em> yang kami sematkan di bagian mata kami. Biar kelihatan bulatnya, teduhnya, tajamnya. Sudah pakai bulu mata anti badai, <em>tjuyyy<\/em>. Atau kami sudah <em>eyelash<\/em>, nih.<\/p>\n<p><strong>Keempat<\/strong>, asal kamu tau saja Bambang, kadang efek cahaya hanya berpihak pada salah satu sisi wajah kami saja\u2014tidak menyeluruh. Kalau kami kurang doyan dengan permainan <em>angle<\/em> cahaya, trik ini bisa menunjang kebutuhan <em>selfie<\/em> kami. <em>Jadi jangan heran yhaaa~<\/em><\/p>\n<p><strong>Kelima<\/strong>, kalau wajah kami sedang diserang jerawat rindu pada satu sisi saja, kami bisa <em>selfie<\/em> separuh wajah. Ya kami ingin terlihat cantik paripurna <del>tanpa jerawat<\/del> (meskipun kami cuma foto separuh wajah). Meskipun memang terkadang ada beberapa efek kamera dalam fitur Instastory sudah cukup menunjang kebutuhan yang satu ini dalam kegiatan <em>selfie<\/em> kami. Tapi bukankah terlihat cantik natural (tanpa efek kamera) itu lebih mengesankan?<\/p>\n<p><strong>Keenam<\/strong>, meskipun kami sedang <em>selfie<\/em> tapi kami tidak ingin melewatkan juga keadaan sekitar kami. Foto <em>close up<\/em> separuh wajah kayaknya bakal bikin <em>follower<\/em> kami mendadak kaget ketika instastory kami terputar. Beberapa cewek juga ingin menunjukkan keadaan di sekitarnya saat <em>selfie<\/em>. Kadang jadi ajang iseng juga, kalau teman kami sedang bertingkah konyol. Dunia harus tau kekonyolannya, Bambang!<\/p>\n<p><strong>Ketujuh<\/strong>, kalau kami <em>groufie<\/em>, dan hanya dandanan kami yang sangat tidak instagramable, <em>yhaaa<\/em> kami ngalah saja. Biarlah kami terlihat separuh wajah. Separuh wajah terlihat cantik lebih baik dari pada seluruh wajah tapi terlihat jelek kurang imut.<\/p>\n<p>Jadi begitu Bambang. Jangan heran, kalau ada teman kalian yang doyan <em>selfie<\/em> tapi cuma separuh wajah. Bisa jadi ia punya salah satu alasan kenapa dia hobi <em>selfie<\/em> separo. <em>wqwqwq\u00a0<\/em>(*)<\/p>\n<div>\n<div><\/div>\n<div><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>.<\/em><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oh ternyata, teman saya (yang cowok) ini belum mengerti bagaimana nikmatnya berswafoto ria separuh wajah. Jadi biar saya jelaskan.<\/p>\n","protected":false},"author":208,"featured_media":10040,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12906],"tags":[1099,1093,302,122,2535,2536,46],"class_list":["post-10000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-media-sosial","tag-feed-instagram","tag-instagram","tag-instastory","tag-perempuan","tag-separuh","tag-separuh-wajah","tag-wanita"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/208"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10000"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10000\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}