Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
5 Agustus 2026
A A
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jadi, buat yang selama ini minder karena Jombang nggak punya pantai, cobalah sekali-kali luangkan waktu sore hari buat menepi ke pinggir Sungai Brantas

Jombang memang sering jadi bahan candaan sebagai kota transit. Kota yang dilewati kalau mau ke Kediri, Malang, atau Surabaya. Kalau orang lain pamer reels Instagram dengan deburan ombak pantai selatan atau angin kencang pantai utara, warga Jombang cuma bisa senyum simpul. Jelas saja, secara geografis, kota santri ini sama sekali nggak punya garis pantai.

ADVERTISEMENT

Tapi tunggu dulu. Pandangan sebelah mata itu langsung runtuh seketika waktu seorang teman asli Tulungagung main ke rumah beberapa waktu lalu. Sambil menyeruput kopi hitam di sore hari menjelang magrib, dia tiba-tiba melontarkan kalimat yang bikin saya manggut-manggut.

“Enak ya jadi orang Jombang, nggak perlu jauh-jauh macet-macetan ke pantai cuma buat cari ketenangan. Cukup nongkrong di bantaran Sungai Brantas sore-sore begini, suasananya udah dapet banget.”

Riak air dan siluet Jembatan Ploso

Pernyataan teman saya itu ada benernya juga. Bantaran Sungai Brantas, terutama di sekitar Jembatan Ploso atau area-area tertentu yang menghadap langsung ke aliran air raksasa ini, punya magisnya sendiri. Sungai Brantas bukan sekadar aliran air biasa, melainkan adalah saksi bisu peradaban Jawa, nadi kehidupan yang membelah provinsi ini sejak era kerajaan dulu.

Beda sama pantai yang suasananya cenderung bising oleh deburan ombak besar dan teriak wisatawan, sore di pinggir Brantas menawarkan ketenangan yang kontemporer dan kontemplatif. Airnya mengalir tenang, kadang sesekali memantulkan warna jingga langit senja yang perlahan tenggelam di balik cakrawala barat.

Siluet jembatan, lalu-lalang perahu tambang tradisional yang ditarik sling baja, sampai burung-burung kuntul yang pulang ke sarang, menciptakan pemandangan sinematik gratis yang nggak bakal ditemukan di kota-kota pesisir.

Mewahnya menikmati senja tanpa harus cuti kerja

Keuntungan terbesar tinggal di kota tanpa pantai tapi dibelah Sungai Brantas adalah aksesnya. Orang-orang pesisir yang notabene hidup dekat laut mungkin menganggap pantai sebagai hal biasa. Tapi buat mereka, menikmati sore dengan memandang hamparan air luas sambil ngopi di warung kopi pinggir sungai adalah kemewahan tersendiri yang butuh perjalanan jauh kalau dilakukan di daerah asalnya.

Baca Juga:

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

Bagi saya, duduk di atas motor atau tikar plastik sederhana sambil menikmati angin sore Brantas adalah bentuk healing kelas pekerja. Nggak perlu bayar tiket masuk, nggak perlu pusing mikirin biaya parkir mahal, dan yang paling penting, bebas dari sengatan udara pantai yang lengket karena garam. Udara di sini lebih ramah buat kulit, khas pedalaman daratan Jawa Timur yang adem.

Warung pinggir Sungai Brantas dan obrolan tanpa beban

Di bantaran Brantas, suasananya jauh lebih cair dan membumi. Warung-warung kopi sederhana milik warga lokal berdiri berjajar menawarkan seduhan kopi tubruk dan gorengan panas yang masih ngebul.

Sambil memandang kapal penyeberangan tradisional yang lalu-lalang membawa motor dan penumpang, obrolan ringan mengalir begitu saja tanpa beban. Nggak ada gengsi, nggak ada rasa risih.

Jadi, buat yang selama ini minder karena Jombang nggak punya pantai, cobalah sekali-kali luangkan waktu sore hari buat menepi ke pinggir Sungai Brantas. Sadari kalau alam selalu punya cara adil untuk membagikan keindahannya.

Kalau orang pesisir saja bisa kepincut sama syahdunya senja di sungai ini, kenapa warga lokal sendiri harus berkecil hati? Jombang punya cara elegannya sendiri untuk merayakan senja.

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nongkrong Sore di Sungai Brantas Kediri Sudah Nggak Nyaman Lagi Gara-gara Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2026 oleh

Tags: jembatan ploso jombangJombangsungai brantas jombang
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Rosobo, Surga Penggemar Rawon di Mojoagung Jombang

Rosobo, Surga Penggemar Rawon di Mojoagung

23 April 2023
7 Alasan Jombang Layak Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Timur Mojok.co lamongan

7 Alasan Jombang Layak Jadi Tempat Slow Living di Jawa Timur

6 November 2025
Vario Techno 125 Skutik Honda Paling Kuat (Unsplash)

Honda Vario Techno 125: Skutik Honda Paling Kuat yang Pernah Menerjang Laut

23 Agustus 2023
Mengenang Kedung Cinet, Satu-Satunya Wisata Alam Tersohor di Jombang Utara yang Kini Tutup Permanen

Mengenang Kedung Cinet, Satu-satunya Wisata Alam Tersohor di Jombang Utara yang Ditutup karena Kerap Memakan Korban

2 Januari 2025
4 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan ke Orang Jombang, Bikin Kesal! Mojok.co

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan ke Orang Jombang, Bikin Kesal!

2 November 2024
Sudah Saatnya Magelang Mengganti Istilah Klitih dengan Kejahatan Jalanan untidar

5 Hal yang Bikin Kuliah di Magelang Itu Nggak Enak

17 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.