Kategori: Artikel

Artikel

Balas Dendam di Hari Lebaran

Avatar

Mie ayam di hari lebaran seolah rasanya lebih enak dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Aneh memang, tapi begitulah hasrat terpendam.

Artikel

Belum Lebaran Kalau Belum Megono-an

Avatar

Megono  adalah nasi dan sayur yang dicampur menjadi satu. Sayurnya terdiri dari kubis dan sawi hijau yang dimasak dengan bumbu-bumb dan dikasih kelapa parut.

Artikel

Yang Keliling Bocah-Bocah, yang Lebih Capek Malah Simbah-Simbah

Avatar

Jangan kira simbah-simbah yang hanya duduk manis di rumah itu baik-baik saja. Mereka bahkan lebih capek dibanding bocah-bocah yang keliling memburu uang.

Artikel

Toleransi Terhadap Perbedaan Kadar Kebahagiaan

Avatar

Perbedaan sudut pandang tidak perlu dibesar-besarkan sebagai suatu masalah, layaknya bhinneka tunggal ika, perbedaan kadar kebahagiaan butuh toleransi.

Artikel

Akankah Kita Menjadi Lebih Baik Setelah Lebaran?

Avatar

“Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.”

Artikel

Pak Tua itu Lebaran di Penjara

Avatar

Pak Tua itu baru saja turun dari motornya, dibiarkanlah motor yang nafasnya sudah terpenggal-penggal oleh karat itu tanpa dikunci stang.

Artikel

Curhatan Tukang Parkir Saat Salat Idul Fitri

Avatar

Menjadi tukang parkir saat salat Idul Fitri tidak segampang memarkirkan gebetan di hati dan pikiran. Pagi-pagi sekali kami harus sudah siap di parkiran.

Artikel

Merayakan Hari yang Fitri di Wonogiri

Avatar

Ada banyak momen yang saya ingat selama berada di Wonogiri, terlebih waktu sekolah saya terbilang rutin mudik ke sana minimal satu tahun sekali dari Bogor.

Artikel

Surat Terbuka Untuk Takmir Masjid Jelang Berakhirnya Bulan Ramadan

Fatimatuz Zahra

Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para takmir masjid yang telah berkomitmen untuk menjada kebersihan tempat serta fasilitas ibadah.

Artikel

Apologia: Pemohonan Maaf di Kala Lebaran

Avatar

Sebagaimana apologia atau permohonan maaf dan pengakuan salah merupakan ekspresi beragama yang tumbuh dan subur dilakukan setelah salat Idul Fitri.