Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
8 April 2026
A A
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kapok rasanya naik becak motor di sekitar Malioboro Jogja.

Saya punya memori indah soal naik becak. Saat masih kecil, setiap tanggal satu di awal bulan, saya pasti diajak Bapak belanja bulanan di Ramai Mall Jogja. Karena kami tidak punya mobil dan belanja bulanan pasti banyak, naik becak kayuh selalu jadi pilihan.  

Memori tentang becak selalu indah. Hingga akhirnya saya harus berhadapan dengan becak motor di Malioboro Jogja belum lama ini. Asal tahu saja, sekarang ini becak motor semakin mudah ditemukan dibanding becak kayuh, atau setidaknya seimbanglah. Becak motor adalah inovasi yang membantu bagi para penarik becak yang sudah berumur dan tidak kuat lagi mengayuh secara manual. 

Sekilas, kemunculan becak motor terdengar positif. Namun, kenyataannya di lapangan tidak selalu seperti itu. 

Ditolak mentah-mentah becak motor Malioboro karena tujuannya bukan tempat wisata

Suatu hari Bapak saya ngide ke Candi Prambanan naik Trans Jogja. Sebagai anak yang berbakti, tentu saya menuruti keinginannya itu. Sepulang dari candi, kami sengaja turun di Malioboro untuk salat dan makan pempek. 

Nah, permasalahannya muncul ketika kami mencari becak untuk pulang. Banyak becak (terutama becak motor) menolak mengambil orderan. Mereka ogah “narik” kalau tujuannya bukan sekitar Malioboro atau toko oleh-oleh seperti Bakpia Pathok. 

Sudah jadi rahasia umum, di kawasan wisata seperti Malioboro Jogja, tukang becak bisa mendapat komisi kalau berhasil membawa pelanggan ke toko oleh-oleh atau destinasi tertentu. Itu mengapa, wisatawan yang mencari oleh-oleh atau berwisata menjadi prioritas hingga menyingkirkan pelanggan-pelanggan seperti saya dan Bapak. 

Selain sulit mencari becak yang rela “narik” hingga luar kawasan wisata, tarifnya juga nggak jelas. Saya pernah naik becak motor dengan tujuan SMP Muhammadiyah 1. Setelah cukup lama tawar-menawar, saya dan pengemudi sepakat dengan harga tertentu. Sebelumnya si tukang becak sudah nanya SMP Muhammadiyah 1 itu mana? 

Baca Juga:

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

Dear Wisatawan, Pakai Bahasa Jawa di Jogja Tak Lantas Bikin Harga Barang yang Kamu Beli Jadi Lebih Murah

Saya jawab seberang Roti Sisir Delicia, tukang becak setuju mengantar dengan harga tertentu. Betapa terkejutnya saya ketika saya malah diturunkan di Roti Sisir Delicia, saya pun memprotes tukang becak tersebut dengan bilang masuk gang ke utara. Eh malah Si Bapak marah-marah nggak jelas, katanya kalau masuk ke gang utara bayar tambah Rp5.000 soalnya susah menyebrang. Mendengar itu saya ikutan marah, tahu gitu mending pesan ojek online saja yang harganya sudah pasti sampai titik yang dituju dan minim drama.

Tidak aman dan tidak ramah lingkungan 

Hal lain yang saya sadari setelah merasakan naik becak motor adalah betapa berbahaya kendaraan satu ini. Saya jadi ingat perkataan dosen saat mata kuliah ergonomi. Sosen saya menyampaikan bahwa becak adalah kendaraan yang tidak aman.

Coba bayangkan apabila terjadi tabrakan adu banteng, pasti penumpang yang duduk di depan yang menjadi korban duluan. Mana becak nggak punya sabuk pengaman lagi. 

Belum lagi sering kita lihat becak motor yang nyelonong zebra cross di perempatan Titik Nol Kilometer saat lampu merah menyala. Tidak heran kalau kita lihat akun Merapi Uncover banyak juga netizen yang mengeluhkan tingkah laku tukang becak yang ugal-ugalan sehingga mengganggu pengendara lain.

Selain faktor keamanan, faktor lingkungan juga patut disoroti. Mudahnya, becak motor itu memasang mesin motor pada becak biasa sehingga tukang becak tidak perlu repot-repot mengayuhnya. 

Tentu motor tua dipilih menjadi mesin dikarenakan harga yang terjangkau. Mana ada becak motor yang menggunakan Satria FU atau Ninja RR sebagai motornya. Modifikasi ala kadarnya inilah yang membuat knalpot becak motor mengeluarkan asap gelap, belum lagi mengeluarkan bunyi bising yang bikin pening. 

Itu beberapa hal yang membuat saya akan pikir-pikir ulang kalau diajak naik becak motor di Malioboro Jogja. Transportasi ini unik memang, memadukan antara kendaraan tradisional yang ikonik dengan mesin sehingga memudahkan pengayuhnya. Namun, ada banyak sisi dari becak motor yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan lagi. 

Penulis: Arief Nur Hidayat
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 April 2026 oleh

Tags: becakbecak motorJogjaMalioboromalioboro jogjaMotor
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja

14 Januari 2023
Perjalanan 1232 Kilometer Bersama Honda Beat, Motor Terbaik untuk Mengais Rezeki

Perjalanan 1232 Kilometer Bersama Honda Beat, Motor Terbaik untuk Mengais Rezeki

23 Juli 2023
Menganggap Trans Jogja Nggak Berguna Adalah Pendapat Sesat. Bus Ini Memang Banyak Kekurangan, tapi Masih Dibutuhkan Warga Mojok.co

Menganggap Trans Jogja Nggak Berguna Adalah Pendapat Ngawur. Bus Ini Memang Banyak Kekurangan, tapi Masih Dibutuhkan Warga 

20 Maret 2024
ban cacing drag race mojok

Untuk yang Suka Pakai Ban Cacing Semoga Cepat Sadar, Bahaya, Bos!

13 November 2020
5 Tempat di Jogja yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat di Jogja yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

13 November 2021
Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama Mojok.co

Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama

23 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Karimun Wagon R: Mobil Kecil yang Menyelamatkan Pemiliknya dari Gosip Kampung

Karimun Wagon R, Rekomendasi Cerdas Mobil Pertama untuk Kaum Mendang-mending yang Belajar Punya Mobil

15 April 2026
Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita Mojok.co

Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita

16 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

6 Hal yang Bikin Salatiga Jadi Kota yang Sebenarnya Red Flag untuk Slow Living

13 April 2026
Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd Mojok.co

Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd

14 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri
  • Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP
  • PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani
  • Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.