MOJOK.CO – Hati-hati kalau membenci orang nanti kena karma, kata teman saya. Mungkin kata-kata itulah yang membuat orang berkata bahwa sering bertengkar artinya jodoh.

“Ciye kalian debat mulu, ati-ati nanti sayang loh.”

Dalam masa hidup kalian, pasti pernah melihat atau mengalami diejek dengan kata-kata itu. Banyak yang bilang kalau kita sering berantem sama seseorang, ada kemungkinan seseorang itu jodoh kita. Saya nggak tahu siapa yang memulai ejekan seperti itu, tapi saya sering banget mendengarnya.

Memangnya iya kalau sering bertengkar artinya jodoh? Tergantung.

Banyak kepercayaan yang beredar di sekitar kita itu sebenarnya hasil dari otak-atik gathuk atau cocoklogi. Seperti dilarang potong kuku malam hari, dilarang bersiul di malam hari, atau fans MU itu penyabar. Dan sering bertengkar artinya jodoh itu pun hasil dari cocoklogi yang ada.

Bentar, bentar, jangan ngamuk dulu. Saya bilang cocoklogi karena itu belum tentu menjadi suatu faktor yang sahih untuk menentukan jodoh apa tidaknya. Sudah berapa banyak mantanmu yang bertengkar denganmu dan ujungnya sekarang mereka bahagia dengan orang lain? Wqwq.

Yang membuat orang berpikir sering bertengkar artinya jodoh itu sebenarnya karena ada proses lain yang membuat orang sering bertengkar itu berakhir bersama-sama. Kita tidak pernah tahu sebenarnya ketika mereka bertengkar, mereka mempertahankan argumen sembari saling menakar diri masing-masing.

Baca juga:  Tak Perlu Sungkan Terbuka Soal Keuangan Saat Pacaran

Ciyeee….

Bertengkar atau berdebat bisa disebut salah satu tanda perhatian. Kita sering melihat atau mendengar kawan kita berantem dengan pasangannya hanya karena hal kecil macam kenapa nge-game terus atau kenapa bolos kuliah kan? Itu adalah contoh perdebatan sebagai tanda perhatian. Jadi sebelumnya memang kedua orang ini sudah saling perhatian sebelumnya.

Tapi memang ada kasus dari yang awalnya memang saling sengit atau sering bertengkar malah berakhir dengan pacaran atau menikah. Karena intensitas pertemuan atau perdebatan yang tinggi, kedua orang ini akhirnya jadi sering memikirkan satu sama lain.

Kalau masih bingung, begini gampangnya. Coba kamu rutin bertemu seseorang selama 2 minggu lalu coba tidak temui orang itu selama 2 hari. Pasti ada yang aneh. Ini tidak berlaku hanya ke pasangan dan orang yang dicintai, tapi dalam pertemanan pun seperti itu. Jadi penjelasan logisnya adalah karena intensitas pertemuan yang tinggi jadinya timbul rasa-rasa yang seperti itu.

Jadi kalau kamu pikir sering bertengkar artinya jodoh seperti yang FTV tunjukkan, itu keliru. Faktornya tidak bisa tunggal, perlu faktor lain yang mengikuti. Kalau itu bisa jadi faktor utama, semua orang pasti berusaha bertengkar sama Isyana. Kalau bisa bertengkar terus berjodoh, aku yo gelem, cah.

Ingat bahwa kalau mau pacaran sama seseorang itu harus ada kesepakatan kedua belah pihak, tidak boleh ada pemaksaaan. Kuncinya adalah kedua pihak memang bersedia untuk saling bersama, dan itulah faktor utamanya. Memang ada yang bertengkar lalu di akhir mereka malah berjodoh, tapi kalau sering bertengkar artinya jodoh ya nggak seratus persen benar.

Baca juga:  Film Jumanji Terbaru dan Kekhawatiran dalam Romansa Kita Berdua

Yang penting itu mau dulu, Lur. ITU!

BACA JUGA Semua Orang Bisa kok Dapat IPK 4, Begini Caranya atau artikel menarik lainnya di POJOKAN.