Kegiatan kemah selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan, apalagi jika itu menjadi kemah pertama Anda sebab dulu waktu jadi pramuka tak pernah ikut pesta siaga ataupun jambore penggalang.

Namun, walau menyenangkan, kegiatan kemah tak jarang bisa berubah menjadi sangat merepotkan jika tidak dibarengi dengan kemampuan dan panduan kemah yang benar.

Nah, beberapa tips berikut ini mungkin bisa menjadi panduan yang praktis bagi Anda yang sedang mencoba menjadi seorang tukang kemah pemula dan amatiran.

Tentukan Tujuan Prioritas Kemah

Ini penting, sebelum berkemah, sebaiknya Anda memantapkan niat untuk apa Anda berkemah. Untuk bersenang-senang, atau memang untuk mencoba sensasi hidup di alam.

Jika hanya untuk bersenang-senang, maka pilih opsi berkemah dengan kepraktisan, misal menyewa lahan kemah yang sudah lengkap dengan listrik dan akomodasi yang baik. Namun jika Anda kemah untuk mencoba sensasi hidup di alam, maka berkemahlah dengan sedikit menyusahkan diri, misal Anda sampai harus butuh menyalakan kayu bakar untuk memasak air hanya untuk menyeduh kopi, atau harus berjalan ke perkampungan sejauh beberapa kilo hanya untuk mendapatkan sinyal paling minimal.

Pastikan Anda Menguasai Beberapa Teknik Dasar Berkemah

Banyak orang yang memaksakan berkemah tapi mendirikan tenda saja tak bisa. Kalau ditanya, bagaimana nanti mendirikan tenda di tempat kemah, jawabnya simpel, “Lihat yutub.” (Lihat yutub ndiasmu)

Tipikal-tipikal orang seperti inilah yang seringkali justru menjadikan kemah sebagai nerakanya. Mereka terlalu menggampangkan teknik-teknik dasar berkemah. Padahal, hal tersebut kadang justru lebih penting ketimbang kesenangan kemah itu sendiri.

Baca juga:  Yang Saya Rindukan dari Kemah dan Semoga Ada di Jambore Mojok

Menguasai banyak teknik dasar kemah akan membuat kita mudah menghadapi berbagai gangguan saat berkemah.

Ingat, di alam bebas, bergantung kepada Tuhan adalah baik, namun akan lebih baik jika selain bergantung kepada Tuhan, kita juga bergantung pada kemampuan diri sendiri.

Pilih Partner yang Tepat

Kemah sendiri ibarat onani, sedangkan kemah dengan pasangan ibarat bercinta. Dan kita tentu tahu, bagaimana perbedaan tingkat kenikmatan dan kesenangannya.

Punya kawan di acara kemah tentu mampu menjadi penghilang sepi, sehingga kemah menjadi lebih ramai, bukan malah seperti hidup di alam kubur.

Tenda

Komentar
Add Friend
No more articles