fbpx

MOJOK.COMenengok jumlah dan rupa kekayaan Pak Yasonna Laoly lewat LHKPN 2019, saya yakin beliau akan jadi juragan kos-kosan yang sukses. Selamat ya, Pak.

Kalau ngomongin Harun Masuki, intinya sih, nggak ada yang mau disalahkan. Nggak ada yang mau disalahkan ketika Harun Masiku bisa keluar dan masuk Indonesia tanpa “terdeteksi” oleh para penegak hukum dan KPK. Setelah bikin geger, sekarang Harun Masiku malah menghilang.

Mulai dari KPK, kepolosian yang salah satu anggotanya jadi ketua KPK, sampai Pak Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM Indonesia. Sampai Minggu (2/2), Pak Yasonna Laoly masih beranggapan kalau gegeran Harun Masiku itu karena kesalahan sistem di imigrasi.

Sebagai langkah kepalang-basah-biar-kelihatan-keren, Pak Yasonna Laoly mencopot Dirjen Imigrasi, Pak Ronnie Sompie. Menurut Pak Yasonna Laoly, Pak Ronnie yang paling bertanggung jawab atas simpang siurnya informasi Harun Masiku yang tertangkap CCTV berada di bandara untuk “kabur semalam” ke Singapura.

Pak Yasonna Laoly bahkan siap mundur jika Pak Ronnie nanti terbukti tidak bersalah. “Kalau enggak salah, saya yang mundur dari menteri. Karena saya yakin salah. “Karena masalah Masiku memang sistem kami yang sedang dalam apa itu kok. Sudah berapa tahun saya menyuruh pergantian sistem. Desember saja saya rapat sudah suruh, marah-marah sama mereka. Karena lambat. Sering down,” sembur Pak Yasonna Laoly.

Baca juga:  Jumat Keramat, Bang Jonru Ditetapkan Sebagai Tersangka

Wah, kalau Pak Ronnie dan sistem di Imigrasi tidak bersalah, Pak Yasonna nganggur dong. Tapi tenang, Pak Jokowi, sesama petugas partai PDIP, tentu nggak bakal tinggal diam. Lagipula, kalau memang mundur, Pak Yasonna nggak bakal bingung mencari sesuap nasi.

Tanah yang beliau miliki saja banyak betul. Justru saya mau menyarankan Pak Yasonna untuk mundur saja. Mending bikin kos-kosan atau kontrakan. Jadi juragan kos di masa tua itu not bad, lho, Pak. Kok saya tahu kalau Pak Yasonna punya banyak tanah? Saya kasih rincian kekayaan Pak Yasonna saja, menurut data LHKPN 2019.

Jika kamu mengintip data LHPKN Pak Yasonna Laoly, nilai tanah dan bangunan yang beliau miliki mencapai Rp3 miliar. Jumlah yang sebetulnya nggak banyak-banyak amat jika dirupiahkan. Namun, ketika dirinci, kamu pastinya bakal kagum.

Jadi, Pak Yasonna punya 16 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa tempat. Mayoritas ada di Medan, sedangkan satu di Tangerang. Luasnya beragam. Ada yang 800 meter persegi, 1.300 meter persegi, 963 meter persegi, dan sampai 15.000 meter persegi. Lumayan bukan kalau dibikin kos-kosan.

Mayoritas tanah dan bangunan Pak Yasonna Laoly adalah hasil usaha sendiri. Ada 15 buah yang merupakan hasil keringat Pak Yasonna. Cuma satu saja yang merupakan tanah warisan. Ini menggambarkan kalau Pak Yasonna memang punya visi yang baik. Sebuah prediksi jitu kalau tanah bakal mahal dan usaha kos-kosan memang menjanjikan.

Baca juga:  “Potong Bebek Angsa” ala Fadli: Fahri Hamzah dan PKB Ketawa, Aksi Balasan Bermunculan

Selain tanah dan bangunan, Pak Yasonna Laoly punya kekayaan lain berupa kendaraan. Pak Yasonna punya dua mobil, yaitu Toyota Harrier dan Toyota Fortuner. Nilai kedua mobil tersebut adalah Rp843.660.000. Lihat perbandingan jumlah tanah dan bangunan dengan kendaraan. Sudah jelas kalau Pak Yasonna ini memandang ke depan.

Kekayaan lain Pak Yasonna Laoly berupa harta bergerak senilai Rp3 miliar, surat berharga senilai Rp1,9 miliar, kas dan setara kas senilai Rp13,9 miliar, dan utang nol rupiah. Uang tunai bisa dipakai untuk belanja material bangunan, sementara surat berharga bisa diuangkan untuk mengurus izin bangunan serta keperluan lainnya.

Sungguh menarik. Masa tua Pak Yasonna Laoly bisa diisi dengan hari-hari metheti burung derkuku, minum teh panas, santai baca koran, sambil mengingatkan penghuni kos-kosan untuk bayar kos tepat waktu. Masa tua yang menyenangkan.

BACA JUGA Menghitung Kekayaan Presiden Jokowi atau tulisan masa pensiun lainnya di rubrik NAFKAH.



Tirto.ID
Loading...

No more articles