MOJOK.COSalah satu pemain yang banyak dijadikan obyek guyonan dan kekonyolan namun punya gaji yang tidak sedikit. 

Liga Inggris musim ini telah berakhir. Liverpool sukses menjadi juara setelah penantian sekian tahun lamanya. Arsenal terlempar jauh dari lima besar dan tidak bakal dapat jatah tiketliga champions maupun liga malam jumat dari hasil klasemen. Sementara itu Manchester United berhasil memastikan satu tiket keikutsertaan liga champions setelah berhasil finish di posisi ketiga setelah di pertandingan terakhir berhasil mengalahkan Leicester City dua gol tanpa balas.

Di hari terakhir pertandingan, ada banyak momen tersaji. Namun dari sekian banyak itu, tampilnya Jesse Lingard yang mencetak gol terakhir bagi Manchester United-lah yang sangat menyita perhatian dan bahkan sempat menjadi trending topic to Twitter.

Gol penutup musim Manchester United yang dicetak oleh Jesse Lingard tersebut merupakan satu-satunya gol Lingard di Liga Inggris musim ini. Tak ayal, gol tersebut menjadi cukup fenomenal. Selain prosesnya yang unik (tercipta akibat blunder Kasper Schmeichel), juga karena terjadi di menit-menit sangat bukan hanya akhir, namun sangat-sangat akhir.

Yang unik, gol tersebut membuat beberapa orang terpaksa kehilangan uang. Tercatat ada beberapa orang yang memasang taruhan bahwa Jesse Lingard tak akan mencetak gol liga Inggris sampai akhir musim. Taruhan yang tentu saja membikin si pemasang taruhan gedek setengah mampus.

Baca juga:  Odion Ighalo dan Omong Kosong Manchester United

Tak ayal, di sosial media, banyak orang yang kemudian membikin guyonan tentang Jesse Lingard. Dari yang bilang bahwa Lingard layak dapat Ballon D’or, sampai yang membikin guyonan tentang betapa rapuhnya pertahanan Leicester sampai seorang Lingard pun bisa mencetak gol.

Nah, terlepas dari guyonan tentang Lingard, tak bisa dimungkiri bahwa sebagai pemain dengan sumbangsih yang tak terlalu signifikan (musim ini, ia baru mencetak 3 gol di sepanjang kompetisi, 1 gol di antaranya di Liga Inggris), Lingard termasuk pemain dengan bayaran yang tinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Goal.com, Lingard diketahui mendapatkan bayaran sebesar 100 ribu pounsterling tiap pekannya atau sekitar 1,8 miliar rupiah.

Itu artinya, per musimnya, Lingard bisa mendapatkan bayaran sekitar 4,8 juta pounsterling atau sekitar 90 miliar rupiah.

Itu tentu saja adalah bayaran yang sangat besar untuk ukuran pemain dengan gol dan peran di klub yang sangat minim.

Sebagai perbandingan, gaji per pekan Lingard masih jauh lebih besar ketimbang gaji Scott McTominay, yang di Liga Inggris musim ini saja menyumbangkan 3 gol dan 2 asis untuk Manchester United.

Yah, memang begitulah hidup.

Jika suatu saat Anda merasa tidak berguna dan makan gaji buta, lihatlah Lingard.

jesse lingard