MOJOK.COKami bertanya pada salah satu dedengkot PT. Mencari Cinta Sejati dan mencari tahu tentang nilai aset kekayaan perusahaan ini. Dan inilah hasilnya.

Sekira beberapa tahun yang lewat, di masa kejayaan puncak Facebook di kalangan anak-anak milenial, di masa di mana nama akun Facebook semakin panjang dan penuh ornamen dianggap semakin fangkeh, ada satu perusahaan yang cukup menarik perhatian banyak orang. Perusahaan yang rasanya dikenal oleh hampir semua pemilik akun Facebook. Ya, PT. Mencari Cinta Sejati.

PT Mencari Cinta Sejati muncul dari alur yang sederhana. Ia lahir dari kegelisahan orang-orang yang bingung mengisi keterangan tempat bekerja mereka di halaman profil Facebook mereka.

Banyak pengguna Facebook yang sebenarnya tidak punya pekerjaan, atau kalaupun punya, tempat ia bekerja tidak bonafit-bonafit amat atau bahkan tidak terkenal sama sekali, sehingga, para pengguna merasa harus mencari alternatif lain, alternatif nama perusahaan yang bisa mereka cantumkan sebagai tempat mereka bekerja.

Tak ada yang tahu, siapa yang pertama kali mengawalinya, namun PT. Mencari Cinta Sejati mendadak manjadi sangat terkenal. Satu per satu pemuda dengan penuh percaya diri mengisinya sebagai perusahaan tempat ia bekerja.

Perusahaan ini mempunyai karyawan yang jumlahnya sangat banyak. Diperkirakan jumlahnya lebih dari 5 juta karyawan. Angka yang istimewa untuk ukuran perusahaan yang bahkan sahamnya belum terdaftar di bursa efek Indonesia itu.

Lebih istimewa lagi karena dari seluruh karyawan yang ada, semuanya menjabat sebagai direktur utama. Dalam hierarki kepemimpinan perusahaan PT. Mencari Cinta Sejati, tidak ada atasan, tidak ada bawahan, semuanya egaliter dalam satu jabatan.

Tak banyak yang tahu di mana kantor pusat perusahaan ini. Selama bertahun-tahun, informasi tentang keberadaan perusahaan ini terus menjadi misteri. Hingga pada awal tahun ini, salah seorang direktur utama PT. Mencari Cinta Sejati akhirnya membuka informasi tentang keberadaan perusahaan ini dalam rangka perekrutan karyawan baru.

Baca juga:  Jangan Mudah Percaya dengan Apa yang Diperlihatkan Seseorang di Facebook

Perusahaan ini diketahui berkantor di sebuah dusun kecil bernama Baturan, Ngawonggo, Kaliangkrik, Magelang.

pt mencari cinta sejati

Kantornya sangat sederhana, hanya berupa bangunan kecil berukuran 3 x 3 meter dengan meja dan kursi sederhana pula.

Saya berkesempatan ngobrol dengan Khairul Anam, direktur utama merangkap HRD, merangkap front office, merangkap OB, merangkap tukang parkir, dan aneka jabatan lainnnya. Dari Anam, saya mencoba mengulik lebih dalam tentang perusahaan ini. salah satunya tentang nilai aset kekayaan PT. Mencari Cinta Sejati.

Tak banyak yang menyangka, bahwa di balik kantornya yang sederhana, perusahaan yang bergerak di bidang palugada, utamanya farmasi, suplier alat-alat hidrolik dan peralatan sunat laser, serta penyedia snack makanan ringan wabil khusus geblek dan pothil ini merupakan salah satu perusahaan di Magelang yang bisa secara konsisten mendapatkan penghargaan “zero accident” selama sepuluh tahun berturut-turut.

Menurut Anam, status zero accident ini didapatkan karena memang di perusahaan ini, karyawannya nganggur semua.

“Ya karena memang nggak ada yang dikerjakan, jadi mau accident dari mana?” ujarnya.

Saya manggut-manggut.

Perusahaan yang sebagian besar karyawannya adalah lulusan Universitas Kehidupan dan Universitas Golek Morotuwo ini menurut Anam tidak punya banyak aset. Hal ini karena seluruh aset kekayaan perusahaan ini bukan berupa uang atau harta lainnya, melainkan berupa kepuasan batin semata.

“Kami nggak punya saham atau obligasi dan semacamnya, yang kami punya hanyalah iman dan taqwa.”

Satu-satunya aset yang bisa dihitung dari perusahaan ini hanyalah dari kantornya yang dekil dan kecil itu.

“Kalau mau menghitung aset kami, paling masuk akal ya dihitung dari aset kantor ini, Mas,” ujarnya.

Saya pun memaksa Anam untuk memblejeti nilai aset bangunan kantor beserta isinya itu. Maklum, saya sudah diberi ongkos liputan oleh Mojok untuk mencari tahu nilai kekayaan perusahaan ini, jadi, saya tak boleh pulang dalam keadaan tangan kosong.

Baca juga:  Serbuan Tuyul Menjarah Celengan

Saya pun kemudian mencoba mendata apa saja aset yang ada di dalam kantor tersebut. Dan inilah hasil hitung-hitungan saya dengan dibantu oleh Anam.

Aset pertama berupa bangunan 3×3 meter. Lokasi tidak berada persis di jalan raya. Sudah cor tapi belum aci. Pintu rolling door. Aset ini diperkirakan nilainya sebesar 15 juta rupiah.

Aset berikutnya adalah laptop merah merek Asus dengan RAM yang tentu saja nggak bagus-bagus amat. Menurut Anam, dulu harganya 3 juta rupiah. Sekarang nilainya tentu sudah turun. Perkiraan di angka 1,8 juta.

Aset berikutnya berupa alat tulis sederhana. Nilainya tak lebih dari 20 ribu.

Kemudian ada meja dan kursi buluk, dengan taplak yang tak kalah buluknya. Kami sepakat nilai aset tersebut tak lebih dari 500 ribu.

Lalu ada spanduk yang menurut Anam seharga 70 ribu. Walau murah, tapi inilah ujung tombak identitas perusahaan ini.

Nah, itulah total seluruh aset yang bisa dihitung dari PT. Mencari Cinta Sejati. Jika ditotalkan, nilainya adalah sebesar 17.390.000 rupiah.

Nilai aset kekayaan yang sangat sedikit bila dibandingkan dengan reputasi perusahaan yang moncernya bahkan sudah sampai ke penjuru dunia ini. kenati demikian, Anam mengaku tak pernah sedih dengan aset perusahannya yang sedikit ini.

“Urip ki sing penting sak madya wa, Mas,” ujarnya. “Kan PT. Mencari Cinta Sejati, yang namanya cinta sejati itu nggak bisa dinilai dengan uang, tapi dengan ini,” ujarnya sembari menunjuk dadanya.

Saya menatap Anam dengan kagum, “Mashoooook, Pak Anaaaam!”

pt mencari cinta sejati

(Agus Mulyadi, Magelang)