MOJOK.CO – Setelah sebelumnya diduga mencecar “Banser Idiot”, pria dalam video Ahmad Dhani sudah menyampaikan permintaan maafnya. Meski begitu proses hukum tetap jalan terus.

Hati-hati kalau berucap, terutama jika ucapan itu terekam oleh orang seterkenal Ahmad Dhani. Bukannya dikenal banyak orang karena ikut jadi populer, tapi salah-salah malah jadi perkara hukum yang merepotkan.

Seorang pria berambut gondrong diketahui keceplosan menyebut “Banser Idiot!” pada video Ahmad Dhani ketika dihadang oleh massa penolak gerakan #GantiPresiden2019. Dalam video tersebut, Ahmad Dhani memang sempat menyebut kata “idiot”, tapi hal itu diarahkan pada massa di luar hotelnya tanpa menyebut atribusi, tak berselang lama ucapan Dhani ini disambar oleh rekannya yang menyambar “Banser Idiot!”.

Saat itu, rencananya Ahmad Dhani bersama beberapa tokoh lain akan ikut memeriahkan gerakan #2019GantiPresiden di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. Akan tetapi sebelum sempat menghadiri acara ada banyak massa yang menghadangnya dan memakai seragam banser. Dhani pun lalu merekam peristiwa itu melalui video berikut:

Nah, dari video itulah kemudian diketahui ada seseorang yang bersama Dhani menyebut “Banser Idiot”. Sebelumnya Dhani yang sempat diduga menyebut cercaan ini, tapi ketika dikonfirmasi dia membantah.

“Saya tidak mengatakan Banser Idiot. Saya nggak ngomong, lihat saja di video saya tidak ngomong,” kata Dhani.

Ternyata memang yang bicara bukan Ahmad Dhani, melainkan orang lain yang kebetulan bersebelahan dengan Dhani. Tak berselang lama, ucapan ini segera direspons kepada pria gondrong yang kemudian diketahui sebagai Feri. Agar tidak menjadi polemik berkepanjangan, akhirnya Feri menyampaikan permintaan maaf terbuka.

Baca juga:  5 Fakta Anak Kedua yang Sering Terlupakan

“Saya Feri yang dari vlog-nya Mas Dhani, yang mengucapkan kata yang tidak semestinya bagi Banser atau yang terasa menginggung Banser, simpatisannya, dan umat muslim sedunia,” kata Feri pada video tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua PP GP Ansor, Kiai Yaqut Cholil Qoumas mengaku sudah memaafkan Feri, meski proses hukum akan tetap berjalan sebagaimana semestinya.

“Ya kita pasti akan memaafkan, orang minta maaf kok. Kita akan maafkan tapi ya proses hukum akan tetap kita jalankan agar kejadian-kejadian seperti ini tidak lagi terulang, kan haru berhati-hati berbicara,” kata Ketua PP Ansor yang biasa disapa sebagai Gus Yaqut ini.

Bahkan kasus ini semakin ramai karena Gus Yaqut mendengar bahwa Feri merupakan salah satu calon legislatif yang akan berlaga pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 nanti.

“Dia minta maaf kita terima, proses hukum kita jalankan. Kita lihat nanti respons dia seperti apa, apa dia akan memperbaikinya. Setahu saya dia ini caleg, caleg di PBB kalau nggak salah ya, Partai Bulan Bintang,” kata Gus Yaqut seperti diberitakan detik.com.

“Kalau dia kena salah, kemudian kena hukuman pidana bisa batal pencalegan dia. DPRD ya, setahu saya ya,” tambah Gus Yaqut.

Waduh, yang sabar ya Mas Feri dalam proses hukumnya. Semoga kasus ini segera bisa terselesaikan dengan baik dari kedua belah pihak. (K/A)

Baca juga:  Aktivitas yang Bisa Dilakukan 4 Anggota DPRD Malang Tersisa yang Tidak Diciduk KPK