• 99
    Shares

MOJOK.COMahfud MD didatangi oleh Said Didu dan Sudirman Said. Katanya sih cuma ngomongin masalah sepakbola. Benarkah sebatas itu? Apakah ini hanya simbol belaka?

Dalam akun twitternya, Mahfud MD mengungkapkan pada Sabtu malam (18/8), ditemui oleh Said Didu dan bakal calon legislatif dari Partai Gerindra, Sudirman Said. Kira-kira apa yang mereka bicarakan di tahun politik ini?

Pertemuan yang diungkap Mahfud MD melalui akun Twitter-nya, dijelaskan sebagai berikut….

“Kemarin sore Pak @sudirmansaid dan Pak @saididu berkunjung ke rumah saya di Yogya. Silaturrahim biasa dan berdiskusi tentang dunia sepakbola. Keduanya adalah kawan lama saya. Terimakasih atas kunjungan 2 jamnya, sahabat-sahabat.”

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Said Didu, mantan Sekretaris Kementrian BUMN. Ia mengenakan seragam klub sepakbola Manchester City, namun menghadiahi Mahfud seragam Manchester United.

“Berani benar Pak Said Didu datang ke rumah saya di Yogya, memakai kaus City tapi menghadiahi saya kaus MU. Dia mengajak saya pindah menjadi Fans City tapi saya bilang, ‘Nantilah kalau itu. Yakinkan dulu saya bahwa City bisa diandalkan untuk benar-benar lebih bagus daripada MU’. Saya akan lihat.” Ungkap Mahfud MD dalam tweetnya.

Di rumah Mahfud MD di Yogya tersebut, katanya mereka mengobrolkan perihal sepakbola sambil menikmati kudapan tradisional. Mahfud mengaku sering berdiskusi dengan Sudirman Said dan Said Didu. Mahfud mengaku dulu memang sering berdiskusi dengan mereka sebagai sesama pecinta NKRI serta pejuang antikorupsi. Mereka bersatu di ide, bukan di klub.

Baca juga:  Nasihat Yenny Wahid: NU Tak Perlu Minta Jatah Menteri ke Jokowi

Mahfud mengungkapkan, dalam obrolan tersebut, ia diajak pindah dukungan klub sepakbola dari Manchester United ke Manchester City. Mahfud MD sendiri memang sering mendaku dirinya sebagai fans MU.

Jadi Mahfud menegaskan, pertemuan tersebut memang benar-benar tidak berhubungan dengan pindah dukungan di Pilpres 2019. Hanya ngobrolin tentang pindah dukungan klub aja.

Said Dudu pun menegaskan pembahasan tentang sepakbola dalam pertemuan tersebut. Dalam tweetnya, Said Didu mengaku belum berhasil membujuk Mahfud MD menjadi pendukung klub lain dari klub yang sudah didukung sebelumnya.

“Ketemu Prof @mohmahfudmd di rumah beliau, tapi belum berhasil membujuk pindah ke City. Harus tetap sabar menyelamatkan ketersesatan teman dalam memilih klub bola”. Ungkapnya di akun twitternya.

Tentu saja pertemuan mereka ini membuat netizen bertanya-tanya dan menduga-duga. Benarkah pertemuan tersebut memang sebatas membicarakan perihal bola. Atau simbol-simbol tersebut hanyalah kiasan belaka?

Sebagaimana diketahui, Mahfud merupakan sosok yang sebelumnya digadang-gadang menjadi cawapres Jokowi. Namun akhirnya Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya. Sedangkan Sudirman Said sendiri, saat ini menjadi caleg dari Partai Gerindra. Partai yang menjadi rival Jokowi dalam Pilpres mendatang.

Sehingga tidak mengherankan jika netizen menduga, bahwa dalam pertemuan tersebut, Mahfud diminta untuk pindah dalam memberikan dukungan di Pilpres mendatang. Ya siapa tahu, njuk mencungul jadi Ketua Tim Kampanye nya Prabowo seperti di Pilpres sebelumnya. Bukankah perihal politik ini tidak ada yang pasti?

Baca juga:  Jangan Pernah Berkecil Hati Ya, Pak Wiranto...

Btw, beneran nih, dalam obrolan tersebut, pembicaraan memang sebatas mempertimbangkan untuk pindah dukungan klub sepakbola? (A/L)