8   +   3   =  
  • 38
    Shares

MOJOK.CO Prabowo mengajak para pendukungnya untuk menjaga TPS di hari coblosan supaya hantu, tuyul, dan orang mati tidak ikut mencoblos.

Masih segar di ingatan ketika Ki Amien Rais mengingatkan kita bahwa di Pilpres 2019 ini “makhluk halus” banyak yang bergentayangan. Analogi yang sungguh tiada duanya lahir ketika politisi senior dari PAN itu menyuarakan isi hatinya yang murni.

Jadi, Ki Amien Rais memperingatkan, sekaligus menolak dilakukan perhitungan rekapitulasi hasil Pilpres 2019 di Hotel Borobudur. Menurut Ki Amien Rais, di Hotel Borobudur banyak bersemayam jin dan genderuwo. Takutnya, jin dan genderuwo tersebut bakal mempengaruhi, bahkan mengubah, hasil Pilpres 2019.

Beliau menyebut kecurangan itu diperbuat oleh pihak yang dianalogikan sebagai “jin” dan “genderuwo”. Apa yang dimaksud dengan “jin” dan “genderuwo”?

Amien menyampaikan KPU terlalu sering menjadikan Hotel Borobudur sebagai lokasi penghitungan suara tingkat nasional, dan selalu gagal menjaga keamanan penghitungan suara. “Saya tahu di sana banyak sekali hacker dan lain-lain. Jadi kita yang sadar, jangan pernah di Borobudur. Apa Borobudur itu? Lebih baik di KPU atau DPR,” ujarnya.

Mantab, Pak Amien Rais, sudah jago politik, jago linguistik bahasa malaikat, sekaligus ahli IT. Nah, sebagai satu bagian “koalisi”, Pak Prabowo tentu tidak mau ketinggalan membuat analogi cantik perihal Pilpres 2019. Jika Ki Amien menggunakan analogi jin dan genderuwo, Pak Prabowo membawa-bawa hantu dan tuyul.

Baca juga:  Makin Terisolasinya Jokowi dan Prabowo dalam Masyarakat yang Letih

Jadi, Pak Prabowo, memperingatkan, sekaligus mengimbau kepada para pendukungnya untuk menjaga TPS ketika hari coblosan pada 17 April 2019 mendatang. Pak Prabowo tidak ingin “hantu”, “tuyul”, dan “orang mati” ikut nyoblos. Sungguh seram membayangkan ada tuyul mencelupkan jarinya yang pucat ke dalam botol tinta setelah nyoblos.

Jadi, menjelang hari coblosan, masih banyak data calon pemilih yang bermasalah, baik yang invalid maupun ganda. “17 April nanti, mari jaga TPS-TPS. Jangan sampai ada hantu-hantu mau milih, jangan sampai tuyul-tuyul yang datang, jangan sampai ada orang mati datang ke TPS,” tegas Prabowo saat berkampanye di Kawasan Wisata Danau Cimpago Padang, Sumbar, seperti dikutip oleh Kumparan.

“Bagaimana 17 April, kalian takut apa berani? Jika ada yang mengintimidasi takut tidak?” tanya Prabowo. “Tidak,” jawab peserta kampanye ramai-ramai. Perlu Mojok siapkan tim pemburu hantu, Pak Prabowo?

(yms)