• 26
    Shares

MOJOK.CODewan Ikatan Dai Aceh mengundang Jokowi dan Prabowo untuk ikut tes baca Alquran. KPU tidak melarang karena itu urusan masing-masing.

Dewan Ikatan Dai Aceh punya gawe. Mereka berencana mengadakan tes baca Alquran untuk capres dan cawapres 2019; Jokowi/Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno. Tes baca Alquran sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2019. Undangan sudah dilayangkan dan diterima oleh masing-masing pasangan calon.

Hingga saat ini, baik pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga belum menjawab secara resmi. Keduanya baru memberikan respons secara tidak langsung lewat media. Intinya, kedua pasangan calon siap menghadiri tes baca Alquran di Aceh. Sementara itu, Sandiaga Uno menegaskan siap hadir apabila acara tersebut memang diadakan oleh KPU.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh sendiri mengungkapkan bahwa Jokowi dan Ma’ruf Amin sudah siap hadir di acara tes baca Alquran yang akan diadakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

“Dari komunikasi kami dengan direktur dengan Direktur Komunikasi TKN Pusat Bapak Usman Kansong bahwa Bapak Jokowi siap hadir mengikuti uji baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh,” ungkap Direktur Informasi Komunikasi TKD Aceh Ali Raban kepada Detik.

Menanggapi acara tes baca Alquran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa KPU tidak melarang capres dan capwares mengikuti acara tersebut. Hadir atau tidaknya capres dan cawapres ke acara tersebut merupakan hak masing-masing. Hasyim Asy’ari, komisioner KPU, menegaskan bahwa masyarkat boleh saja mengetes pasangan capres/cawapres.

Baca juga:  Amenangi Jaman Tagar-tagaran, Bejane Bakul Kaos Sablonan

“Masyarakat itu kan punya gambaran tentang kategori pasangan capres yang digambarkan mewakili aspirasi mereka seperti apa. Maka masyarakat juga berhak mengundang pasangan calon untuk diajak diskusi, diajak pengajian, itu untuk masyarakat,” ungkapnya.

“Ini yang harus ditanyakan kan relasi antara masyarakat dan calonnya. Kalau masyarakat pengin punya pemimpin seperti ini capresnya, ya boleh-boleh saja. Persoalan capresnya mau hadir atau tidak, ya urusan masing-masing,” tambah Hasyim.

Kalau memang mau hadir, dear Jokowi dan Prabowo, jangan lupa belajar dulu. Jangan nitip absen, karena nggak ada ujian susulan. (yms)