• 251
    Shares

MOJOK.COJubir BPN Prabowo, Andre Rosiade memandang hasil survei Litbang Kompas sebagai pertanda bahwa Jokowi “game over” dan 17 April nanti Indonesia bakal ganti presiden.

Hasil survei Litbang Kompas coba direspons sebijak mungkin oleh kubu Jokowi. Bahkan Jokowi sendiri menegaskan bahwa jika selalu baik, hasil survei malah akan membuat lemah.

“Ya itu, justru kalau saya hasil yang baik justru bisa melemahkan kita, justru menjadikan kita tidak waspada,” kata Jokowi saat ditemui wartawan di Sekretariat DPD PDIP DKI Jakarta.

Oleh sebab itu, ketika memberikan pengarahan kepada kader PDIP di Jakarta, capres 01 itu menegaskan bahwa saat ini sudah saatnya bekerja langsung di bawah. Bukan saatnya lagi rapat terus-menerus. “Tinggal kerja di bawah saja, kerja di lapangan. Sudah enggak ada rapat-rapat lagi. Tadi yang kita tekankan juga itu,” kata mantan Gubernur DKI tersebut.

Sesuai aturan tidak tertulis di medan perang, menyerang kelemahan lawan adalah sebuah keharusan. Hasil survei Litbang Kompas dirayakan secara suka cita oleh kubu Prabowo. Bahkan, BPN Prabowo mengganggap hasil survei Litbang Kompas sama seperti hasil survei internal yang sudah dilakukan beberapa kali.

BPN Prabowo menilai hasil survei Litbang Kompas turut mengkonfirmasi survei internal yang menunjukkan elektabilitas capres petahana sudah di bawah 50 persen. BPN menganggap Jokowi tidak mungkin menang.

Baca juga:  Kalau Anak SD Tanya Soal Pilpres, Kamu Jawab Apa?

“Tapi Litbang Kompas memastikan Jokowi decline dan sudah di bawah 50 (persen). Kalau di bawah 50 (persen), sudah nggak mungkin menang ya. Karena gini, ini tren berarti Pak Jokowi sudah tren turun terus, Pak Prabowo naik terus,” kata juru bicara BPN Andre Rosiade di Media Center Prabowo-Sandi.

Anggota Litbang BPN, Harryadin Mahardika, menimpali bahwa mengatakan survei Kompas sama seperti survei internal yang sudah dilakukan empat bulan lalu.

“Sebenarnya kalau survei dari Kompas itu mungkin kira-kira sama dengan survei kita 4 bulan lalu. Hasilnya seperti itu. Sekarang jauh sudah lebih ini, sudah lebih tipis,” kata Harryadin di Media Center Prabowo-Sandi.

Sebagai punchline, Andre Rosiade berkata bahwa hasil survei Litbang Kompas juga menjadi penegasan bahwa Jokowi “game over”.

“Kompas sebagai grup besar sudah berikan sinyal kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa 17 April besok presiden Indonesia akan diganti dari Jokowi ke Prabowo Subinato. Intinya apa? Litbang Kompas memberikan pemberitahuan bahwa Pak Jokowi game over,” tegas Andre.

Sayang sekali, Pak Jokowi. Coba Bapak lagi main game Mortal Combat, kan bisa restart dan gelut lagi. Yang sabar, ya Pak, nggak usah dengerin omongan netizen. Kerja kerja kerja aja, Pak. Mantab.

(yms)