Selalu ada peluang untuk menghasilkan penghasilan tambahan yang bisa didapatkan dalam perhelatan pemilu. Memang sudah khittahnya begitu. Mulai dari tukang sablon kaos, makelar kampanye, buzzer, konsultan, sampai cybersquat politik.

Nah, yang disebut terakhir dalam beberapa hari belakangan sedang menjadi bahan pembicaraan di berbagai media.

Seperti diketahui, cybersquat, atau dalam bahasa gampangnya, tukang koleksi domain, ternyata juga beraksi dan ikut memanfatkan momen pemilu, utamanya Pilpres 2019 ini.

Tak berselang lama begitu dua pasangan capres dan cawapres dideklarasikan, cybersquat langsung mem-booking domain dengan nama pasangan capres-cawapres untuk kemudian menjualnya dengan harga yang muahalnya ngaudubillah setan.

Domain prabowosandi.com dan prabowosandi.id, misalnya, diketahui sudah diregistrasikan oleh cybersquat dan dijual dengan harga satu miliar. Ya, satu miliar, sodara. Padahal harga belinya kemungkinan tak sampai lima ratus ribu.

Tak berbeda dengan domain Prabowo-Sandi, Domain Jokowi-Ma’ruf pun ternyata juga sudah diregistrasikan oleh cybersquat. Harganya bahkan lebih mahal dari domain Prabowo-Sandi. Domain jokowimaruf.com dan jokowimaruf.id diketahui dijual dengan harga dua miliar, alias dua kali lipat dari harga domain Prabowo-Sandi.

Nama domain cantik capres-cawapres memang menjadi instrumen yang sangat penting dalam kampanye. Selain mudah diingat, nama domain yang cantik juga bisa langsung merepresentasikan sosok capres-cawapres untuk kepentingan kampanye.

Nama domain yang cantik tak kalah penting ketimbang nama Akronim pasangan capres-cawapres, sebab ia memudahkan orang untuk mengingat laman kampanye capres-cawapres di ranah online.

Itulah sebabnya, nama domain ini kerap menjadi rebutan banyak orang, sebab ia memang punya kemungkinan untuk dijual pada tim kampanye dengan harga yang tinggi.

Apakah harga 1-2 miliar untuk sebuah nama domain dianggap terlalu mahal? Entahlah, murah dan mahal itu relatif. Bagi kita yang mungkin harga yang sangat mahal, namun bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, atau Prabowo-Sandiaga Uno, 1-2 miliar mungkin adalah harga yang murah.

Lha wong ngasih duit 1 triliun buat kepentingan kampanye saja bisa dilakukan, apalagi cuma beli domain harga 1 miliar. Ya tho? (A/M)



Tirto.ID
Loading...

No more articles