• 54
    Shares

Menggunakan sepatu high heels atau sepatu berhak tinggi bagi banyak perempuan adalah sebuah kebutuhan tersendiri. Tak bisa dimungkiri, sepatu hak tinggi memang membuat penampilan perempuan menjadi lebih menarik. Selain bisa menambah estetika kaki, sepatu hak tinggi juga membuat perempuan, utamanya dengan tinggi badan yang terlalu tinggi menjadi tampak lebih ideal postur tubuhnya.

Tak heran jika kemudian sepatu hak tinggi menjadi pilihan bagi banyak perempuan, utamanya mereka yang pekerjaannya kerap harus bertemu dengan banyak orang.

Kendati demikian, memakai sepatu hak tinggi ternyata punya dampak yang buruk bagi kesehatan kaki, utamanya jika dipakai terlalu sering.

Nah, berikut ini adalah beberapa dampak terlalu sering memakai sepatu hak tinggi.

Rentan terkena sendi lutut

Sendi lutut, atau yang Bahasa ilmiahnya adalah osteoarthritis adalah gangguan pada otot-otot lutut karena lutut bekerja terlalu keras. Ketika memakai sepatu hak tinggi, kerja ideal lutut yang seharusnya Lurus menjadi terganggu, hal ini karena saat memakai sepatu hak tinggi, bagian pada lutut dipaksa untuk sedikit ditekuk.

Nyeri punggung

Tumpuan berat manusia saat berdiri seharusnya terdistribusi secara rata pada bagian telapak kaki dari depan dan belakang, namun saat menggunakan sepatu hak tinggi, tumpuan berat ini menjadi tidak seimbang sebab penekanannya lebih pada kakibagian depan. Hal tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri di beberapa bagian tubuh, utamanya punggung.

Betis pegal

Memakai sepatu hak tinggi terlalu sering bisa menyebab pembuluh darah dan urat di kaki semakin menonjol, hal tersebut jika berlangsung terus-menerus bisa mengakibatkan betis pegal.

Cedera pergelangan kaki

Semakin tinggi tumit, semakin tinggi pula risiko terkena cedera pada bagian pergelangan kaki. Ia juga rentan terkena kesleo sampai radang pada mata kaki akibat tekanan berulang pada tulang metatarsal.

Yah, itulah beberapa dampak terlalu sering memakai sepatu hak tinggi. Banyak rasa sakit yang bisa disebabkan oleh sepatu hak tinggi ini. Karena itulah, wahai para wanita, rendahkan hak sepatumu, tinggikan cinta dan prestasimu.


No more articles