MOJOK.COGerakan donasi beli kapal selam yang digalang oleh Masjid Jogokariyan mendapat dukungan dari banyak tokoh, termasuk Ustaz Salim A. Fillah dan Ustaz Abdul Somad.

Tragedi tenggelamnya kapal selam Nanggala 402 di perairan Bali yang membuat 53 awaknya gugur memang menjadi duka tersendiri bagi Indonesia.

Publik pun bereaksi atas tragedi yang memilukan tersebut. Banyak yang kemudian mengekspresikan rasa simpati dan bela sungkawanya.

Tak sedikit aksi doa bersama yang digelar untuk mendoakan para prajurit yang gugur dalam tragedi tersebut.

Di media sosial, netizen beramai-ramai mengunggah visual grafis Kapal Nanggala 402 dengan aneka pesan dan doa yang menyentuh.

Kritik atas manajemen keselamatan dan alutsista pun tak ketinggalan menjadi isu pembahasan yang ramai di media sosial. Banyak masyarakat yang prihatin dengan sarana alutsista yang dimiliki oleh Indonesia yang dinilai sudah terlalu uzur dan berpotensi membahayakan para prajurit.

Sebagai respons atas hal tersebut, banyak usulan dan masukan kepada pemerintah agar memperbarui alutsista khususnya kapal selam, mengingat sebagai negara maritim yang luas, jumlah kapal selam yang dimiliki oleh Indonesia masih tergolong sangat sedikit.

Inisiatif konkret untuk membantu pengadaan kapal selam ini pun muncul. Masjid Jogokariyan, salah satu masjid terkenal di Yogyakarta bahkan membikin program penggalangan donasi untuk membeli kapal selam sebagai pengganti KRI Nanggala 402.

Baca juga:  Diancam, Ustaz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Jatim dan Jateng

“Setelah KRI Nanggala 402 beserta seluruh awaknya yang gugur syahid menjalani ‘Eternal Patrol’, mari kita seluruh rakyat Indonesia, bahu-membahu mengulurkan tangan dan sumbangsih membangun kekuatan armada laut kita agar kembali berjaya. Kami dari Masjid Jogokariyan, mengajak seluruh putra-putri Indonesia yang berjiwa patriot dan cinta negeri ini, beramal bersama dalam Open Donasi Patungan Penggalangan Dana Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402.” Tulis akun resmi Masjid Jogokariyan di akun Instagramnya.

masjid jogokariyan

Inisiasi kolektif tersebut kemudian ramai dan viral, utamanya setelah dibagikan oleh banyak tokoh, termasuk Ustaz Salim A. Fillah yang memang dikenal sebagai salah satu tokoh penggerak Masjid Jogokariyan.

Tak hanya Salim A. Fillah, penceramah kondang Ustaz Abdul Somad pun ikut mendukung program donasi kolektif untuk membeli kapal selam pengganti Nanggala 402 tersebut.

“RAKYAT BERSATU. JAGA KEDAULATAN LAUT KITA. Open Donasi Patungan Rakyat Indonesia Untuk Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402 Bersama Masjid Jogokariyan Jogja.” Tulis Ustaz Abdul Somad dalam akun Instagramnya.

Banyak komentar yang kemudian muncul atas gerakan yang didukung oleh para ustaz ini.

Banyak sekali yang mendukung karena aksi tersebut dianggap sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan masyarakat terhadap kondisi pertahanan utamanya alutsista Indonesia.

Namun, tak sedikit yang mencibir aksi tersebut, sebab aksi kolektif itu dianggap sia-sia belaka, mengingat harga kapal selam yang sangat mahal dan seharusnya menjadi beban pemerintah, bukan masyarakat.

Baca juga:  Ijtima Ulama: Prabowo Capres, Salim Segaf atau Abdul Somad Cawapres

Anggota Komisi I DPR F-PKS Al Muzzammil Yusuf menganggap aksi kolektif tersebut sebagai bentuk koreksi terhadap pemerintah.

Sementara itu, juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar mengapresiasi gerakan kolektif Masjid Jogokariyan yang didukung oleh para ustaz tersebut dalam membentuk negara membeli kapal selam.

“Tentu patut kita apresiasi semangat patriotisme yang ditebar oleh para tokoh agama tersebut dan negara sangat menghormati,” ujar Dahnil kepada wartawan seperti dikutip dari Detik. “Kami concern menangkap pesan dan semangat tokoh agama tersebut sebagai pendakwah. Dan semangat itu positif tanpa perlu berburuk sangka dengan berbagai praduga.”

BACA JUGA Komentar Nirempati dan Nggak Ada Otak Imam Kurniawan Berujung Sayembara Penangkapan dan artikel KILAS lainnya.