Indonesia kembali menyumbangkan namanya dalam daftar tokoh-tokoh paling berpengaruh di dunia. Setelah beberapa waktu yang lalu, Sri Mulyani masuk dalam daftar 100 perempuan paling berpengaruh di dunia tahun 2016 versi Majalah Forbes, dan Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur masuk dalam daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di dunia tahun 2018 versi majalah TIME, sekarang giliran Presiden kita, Joko Widodo a.k.a Jokowi yang masuk dalam daftar 75 tokoh paling berpengaruh (Powerful People) edisi 2018 versi majalah Forbes. Jokowi menjadi satu-satunya orang Indonesia dalam daftar tersebut.

Bagi Jokowi, masuk dalam daftar tokoh-tokoh paling berpengaruh ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, ia sudah berkali-kali masuk dalam daftar. Di tahun 2015, misalnya, Jokowi masuk dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh versi majalah TIME (versi yang di tahun ini memasukkan Sinta Nuriyah), lalu tahun lalu, Jokowi masuk dalam daftar 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia versi The Muslim 500.

Dalam daftar 75 tokoh paling berpengaruh di dunia tahun 2018 versi majalah Forbes ini, Jokowi berada di peringkat 74. Ia berada di atas Presiden FIFA Gianni Infantino dan di bawah pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi.

Selain Jokowi, pemimpin di Asia Tenggara yang juga masuk dalam daftar ini adalah presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menduduki posisi ke-69.

Dalam daftar prestisius ini, empat peringkat teratas ditempati oleh empat pemimpin dari negara-negara yang memang sangat berpengaruh tahun ini, yakni Xi Jinping (China), Vladimir Putin (Rusia), Donald Trump (Amerika Serikat), dan Angela Merkel (Jerman).

Menurut majalah Forbes, Jokowi dianggal layak masuk dalam daftar tokoh paling berpengaruh kali ini karena ia dianggap sukses meningkatkan iklim pembangunan dan investasi di Indonesia. Selain itu, ia juga tetap bisa menjaga kepopulerannya di masyarakat, terbukti dengan banyak hasil poling yang menunjukkan tingkat elektabilitasnya rata-rata di atas 50%.

Bagi kubu pro Jokowi dan para pendukungnya, dirilisnya daftar ini tentu semakin menambah kepercayaan diri mereka untuk menatap Pilpres 2019 mendatang, sedangkan bagi kubu oposisi, daftar ini tentu saja cukup membikin muak.

Yah, sayang, daftar ini hanya sampai 75 tokoh. Andai diteruskan sampai 78, pasti nama Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan Mardani Ali Sera punya kemungkinan untuk masuk. Eh, 79 ding, soalnya yang peringkat 76 sudah pasti Wak Haji Oma Irama.