Blunder Sudrajat-Ahmad Syaikhu, Debat Pilgub Malah Kampanye 2019 Ganti Presiden

Namanya juga politisi, setiap saat selalu ada ruang untuk kampanye. Itu lumrah. Namun, tentu perlu kebijakan memilih timing bagi seorang politisi untuk berkampanye. Kecuali kalau memang siap untuk dihujat oleh banyak orang.

Hal itulah yang agaknya harus diperhatikan dengan benar oleh pasangan Cagub-Cawagub Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Dalam acara debat kedua pilgub Jawa Barat, tepatnya pada sesi closing statement atau pernyataan penutup, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang diusung oleh trio “partai Allah” PKS, PAN, dan Gerindra ini dengan ringannya menyebutkan kalimat 2019 ganti presiden. Sudrajat menyebut jika dirinya menang, maka 2019 akan ganti presiden.

“Pilihlah nomor 3, Asyik. Kalau Asyik menang, insya Allah 2019 kita akan mengganti presiden,” kata Sudrajat.

Tak cukup di situ, saat Sudrajat mengatakan pernyataan penutupnya, Syaikhu yang ada di sebelah Sudrajat ternyata membuka kaus yang juga bertuliskan pernyataan yang senada “2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden”.

Aksi pasangan Cagub-Cawagub ini tentu saja langsung mengundang reaksi keras dari para penonton debat yang hadir di studio terutama dari para pendukung pasangan Cagub-Cawagub nomor urut 2 Hasanuddin dan Anton Charliyan yang memang sebagian besar adalah kader PDIP. Pasangan calon lain bahkan sampai menolak untuk memberikan pernyataan penutup karena suasana di dalam gedung tidak kondusif.

Aneka terikan dari mulai “Huuu!!!” Sampai “Anjing!!!” langsung membahana.

Kericuhan pun tak bisa dihindarkan. Moderator dan panitia berusaha untuk menenangkan massa yang memang sudah beringas, namun sia-sia.

Pasangan Hasanuddin dan Anton Charliyan akhirnya turun tangan untuk menenangkan para pendukungnya.

“Kita belum masuk pada ranah Pilpres, ada aturannya, biar ditegakkan Oleh ketua KPU nanti,” kata Hasanuddin.

Yah, beginilah politik. Politisi berkampanye tidak pada tempatnya, para simpatisan mudah emosi juga tidak pada tempatnya.

Kalau sudah begini, rasanya ingin sekali mendukung pemikiran Thanos yang ingin melenyapkan separuh penduduk dunia.