MOJOK.COSetelah membersamai Real Madrid menjuarai tiga kali Liga Champion, hanya lima hari setelah final dramatis melawan Liverpool kemarin, Zinedine Zidane mundur sebagai pelatih.

You either die a hero, or live long enough to become the villain. Lebih baik mati sebagai pahlawan daripada hidup sebagai pecundang. Petuah lama ini lumayan populer, tapi tidak cocok untuk Zinedine Zidane yang sore ini, lewat konferensi pers, menyatakan mundur sebagai pelatih Real Madrid.

Jelas Zidane tidak mati. Dia masih hidup dan jadi hero seiring keputusannya resign hanya lima hari setelah kemenangan Real Madrid untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di Liga Champions. Mundur di puncak kesuksesan, Zidane jelas bakal membuat haru Madridista sedunia.

Ini bahkan kedua kalinya Zidane resign dalam kondisi dielu-elukan. Memang, laga terakhir Zidane di final Piala Dunia 2006 ditutup dengan pahit. Sebelumnya sudah menyatakan bahwa laga final itu akan menjadi pertandingan terakhir dalam kariernya sebagai pemain, ketika Prancis kalah dan Zidane terlibat insiden dengan Marco Materazzi, pengujung tragis itu justru membuat perpisahan dengan Zidane semakin mengharukan.

Kini, dengan tim pertama yang ia tangani dalam karier barunya sebagai pelatih, Zidane dan Real Madrid mencatat kenangan manis. Dari 149 pertandingan, mereka menang 104 kali atau unggul nyaris di 70% pertandingan yang mereka jalani; membukukan 393 gol; dan memboyong 9 trofi kemenangan dari Liga Champions, La Liga, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Baca juga:  Prediksi Final UCL: Hadapi Real Madrid, Liverpool Melawan Diri Sendiri

Bukan hanya fans yang terkejut, Real Madrid sendiri tidak menduga keputusan ini sebelumnya.

Hidup harus berlanjut. Sementara jagat Twitter sedang mellow-mellow-nya karena kabar ini, situs taruhan SkyBet gerak cepat dengan memunculkan sejumlah nama yang diprediksi akan menggantikan Zidane mengasuh Real Madrid. Salah satu yang dijagokan adalah… Le professeur Arsene Wenger!

Bursa lengkap taruhan SkyBet saat ini diisi oleh enam nama, yakni Antonio Conte (odds 4/1), Guti (4/1), Arsene Wenger (6/1), Massimiliano Allegri (8/1), Maurizio Sarri (8/1), dan Mauricio Pochettino (10/1).

Peluang Wenger melatih Madrid terbuka mengingat ia telah menyatakan bahwa ia pensiun dari Arsenal, tetapi tidak sebagai pelatih. Selain itu, di masa lalu Wenger pernah dua atau tiga kali menolak tawaran melatih Madrid, tetapi ia memilih setia dengan Arsenal.

Lalu, ke mana Zidane akan pergi setelah ini? Kita doakan saja ia hijrah ke Indonesia. Sudah pemain legendaris, pelatih kelas dunia, ganteng, muslim pula. Dijamin, setahun melatih klub lokal, setahun kemudian menjabat ketua PSSI, di tahun ketiga Zidane sudah punya elektabilitas cukup untuk nyapres. Wallahualam bissawab~