Usulan Kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin 2019-2024: Jajak Pendapat Pembaca Mojok

Pemilu telah usai digelar. Insyaallah, pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan memimpin Indonesia sampai tahun 2024. Tapi, sejauh ini aroma pesimisme bahwa pemerintahan petahana akan berkomitmen pada agenda demokratisasi tetap terasa.

Beberapa sebab, pertama-tama karena kubu petahana tidak mudah mendapatkan pengakuan psikologis dan sosial dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang secara kuantitatif sangat besar. Sementara itu, berbagai elemen masyarakat sipil pun tidak mudah memberikan dukungan politik, mengingat betapa kuatnya potensi petahana ada dalam cengkeraman oligarki politik.

Bagaimanapun, suka atau tidak, pemerintah harus berjalan. Salah satu yang akan dilihat oleh masyarakat sipil adalah bagaimana Jokowi-Ma’ruf memilih nama-nama menteri yang bakal menjadi ujung tombak tata kelola pemerintahannya. Ketepatan dalam memilih menteri setidaknya akan membuat petahana “memenangkan” psikologi masyarakat sipil yang kadung dirundung rasa pesimistis.

Mojok sebagai media yang dibaca kalangan terdidik (mayoritas mahasiswa dan sarjana) dengan rentang usia yang sangat produktif (20 sampai dengan 45 tahun) dan sangat peduli pada persoalan politik, merasa perlu menjaring suara pembaca tentang nama-nama kandidat menteri yang dirasa cocok mengisi kabinet baru.

Mojok menggandeng dua lembaga, Gardamaya dan Mojok Insitute. Mojok melakukan penjaringan nama-nama lewat beberapa perwakilan pembaca dan penulis, Gardamaya memindai dari perbincangan media sosial dan dunia daring, sementara Mojok Institute sebagai lembaga kajian, melakukan semacam “fit and proper test” dengan bantuan konsultansi kalangan akademisi, wartawan, dan tokoh masyarakat sipil.

Nama-nama berikut diolah secara intensif dua pekan terakhir Juni ini. Untuk memberi peluang suara lain, pada setiap kementerian atau lembaga yang setara kami menyediakan satu kolom kosong yang bisa diisi secara manasuka sesuai pendapat pembaca Mojok.

Ini adalah upaya kecil untuk menampung aspirasi pembaca Mojok. Kami tidak menerima pendanaan dari lembaga maupun perseorangan di dalam menyusun nama-nama ini. Selamat memilih dan memberikan suara. Semoga bermanfaat.

Catatan:

1. Beberapa nama calon menteri dalam jajak pendapat berikut mungkin kurang familiar bagi Anda. Untuk itu, kami sudah menyiapkan halaman khusus yang berisi biodata singkat untuk setiap nama calon menteri, diurutkan berdasarkan nomor pos kementerian dan sesuai urutan alfabetikal.

2. Hasil jajak pendapat ini akan dilakukan sebanyak dua kali. Kali pertama pada tanggal 19 Agustus 2019. Selain menampilkan ranking juga akan menambah nama calon menteri terbanyak yang diisi di kolom kosong. Jajak pendapat berlangsung kembali. Jajak pendapat kedua sekaligus hasil dari jajak pendapat ini, ditampilkan pada tanggal 7 Oktober 2019.

3. Untuk menggunakan sistem polling ini, Anda harus melakukan login terlebih dahulu menggunakan akun Gmail. Satu akun Gmail hanya boleh melakukan sekali polling.

4. Jika ada browser yang tidak bisa memuat formulir berikut (misal pada browser Safari mobile) silakan klik formulir di tautan ini untuk melakukan polling.