Ingin dikenal banyak orang, punya banyak pengikut layaknya “nabi”, bisa mendapatkan tambahan uang jajan dari jasa buzzer produk sepatu, dan darinya kamu bisa sesekali mengajak kencan gadis idaman di restoran mahal?

Tak perlu khawatir, jika demikian gejalanya, itu tandanya kamu perlu sesegera menuliskan sebuah cita-cita di dinding kamar dengan lipstik berwarna merah milik mantanmu, “30 HARI MENJADI SELEBTWAT!” Lalu, laksanakan langkah-langkah berikut ini:

1. Bikin Kontroversi

Menciptakan kontroversi memang gampang-gampang susah. Kamu mesti memastikan dahulu tidak ada topik besar yang sedang ramai dibicarakan di linimasa. Setelah aman, jalan lapang, sambil meremah ciki dan usapan minyak kayu putih ke sekujur tubuh sebelum tidur, sempatkanlah bikin artikel kurasi semacam “Lima Buku Tak Layak Terbit!” Dan jangan lupa masukkan nama-nama pesohor semacam Goenawan Mohamad, Dewi Lestari, Sujiwo Tejo, Chairul Tanjung, dan Pidi Baiq, atau sejenisnya dalam daftar itu.

Kirim tulisan itu kepada media yang berbasis di ibukota. Dengan begitu tulisanmu akan dibaca banyak orang, menghebohkan sekaligus mendatangkan celaan. Tapi lagi-lagi jangan khawatir, saat kehebohan berlangsung dan cemoohan datang, kamu sudah berbaring di pantai dengan pasir putih sambil menikmati senja paling romantis bersama gadis idaman. Dan senja itu perlahan dimangsa malam, sebagaimana malam telah membuaimu dalam mimpi indah di hari itu.

2. Isi Absensi di Setiap Topik Pembicaraan

Setelah langkah pertama berhasil, dan kamu sudah mulai diperhatikan oleh rakyat Twitter. Yang harus dilakukan sekarang ialah tetap menjaga konsistensi popularitas dengan memberikan komentar pada setiap isu. Begitu setiap hari. Usahakan jangan sampai absen dan dilakukan sepanjang hari pula. Sesekali bolehlah galau, menggoda gadis-gadis, siapa tahu dari ribuan follower ada satu yang khilaf.

3. Sering Mention Selebtwat yang Sebenarnya.

Nah, sampai tahap ini, sebagai selebtwat kamu meski santun dengan rajin menyapa selebtwat lain. Tak perlu serius, apalagi sampai membakar dupa agar sapaanmu berbalas. Lakukan secara santai dengan sedikit nakal. Misalkan, sesekali bolehah panggil selebtwat yang sebenarnya itu dengan sapaan masa kecil. “Bud.. Bud!” Lontarkan kepada @budimandjatmiko.

4. Twitwar

Ini yang paling penting. Harap diperhatikan dengan seksama. Untuk melakukan twitwar perlu persiapan secara matang. Tentukan target selebtwat yang punya follower berlipat-lipat banyaknya dari follower-mu. Jika memungkinkan, lakukan twitwar seadanya lantas ditindaklanjuti dengan artikel bermutu, yang memuat banyak kutipan dari tokoh tersohor supaya argumentasimu seperti didukung banyak pemikir. Langkah ini efektif dan efisien, apalagi bila sampai membuat selebtwat yang diserang tutup akun.

Hari makin larut. Aneka ciki dan susu dingin di kulkas telah ditandaskan oleh Arman Dhani, sumber inspirasiku membagi tips ini. Ia mengusap tubuh dengan minyak kayu putih sembari mengatur nafas yang masih terengah-engah. Perlahan ia membaringkan tubuh di peraduan. Sebentar kemudian, matanya terkatup, dan bibirnya masih melayangkan sedikit senyum.

Selamat malam, Beib.. Selamat mencoba.

No more articles