HARARE, MOJOK.CO – Tiang Listrik (25), korban penabrakan oleh Fortuner pada Kamis (16/11/2017), kini tengah menjalani perawatan intensif di ruang IGD rumah sakit Sumber Paras. Kondisinya mulai membaik setelah sebelumnya sempat tak sadarkan diri selama kurang lebih 30 menit.

Kejadian penabrakan ini bermula ketika Tiang Listrik tengah khusyuk termenung di pinggir jalan sepi saat gerimis turun dengan sendu-sendunya. Namun, tak diduga tak dinyana, tiba-tiba saja sebuah Fortuner yang tengah melaju dengan kecepatan tinggi (30 km/jam) datang dari arah depan dan segera menabrakan diri ke arah Tiang.

Blegeeerrr! Tabrakan maut pun terjadi. Ajaibnya, posisi Tiang Listrik tak bergeser sama sekali meski telah ditabrak sekencang itu. Ia tetap berdiri di tempat semula dengan sikap yang juga sama.

Kendati demikian, Tiang Listrik tetap mengalami syok berat dan beberapa luka dalam, terutama di bagian pankreas dan kantung kemih. Kini kondisinya berangsung pulih setelah mendapat perawatan intensif.

“Saya tidak tahu, kejadiannya cepat sekali,” ujar Tiang Listrik kepada Timbun News di rumah sakit. “Saat itu, jujur, saya sedang menangis meratapi nasib. Nangis di bawah rintikan hujan kan nggak ketahuan,” tambah Tiang Listrik yang juga biasa dipanggil Nuran itu.

Tiang menambahkan, “Eh, baru aja mau mulai nangis, ada Fortuner nabrak saya. Abis itu saya nggak inget apa-apa lagi dan tahu-tahu pas sadar udah di sini aja. Begini amat yah nasib saya. Mau nangis aja susah.”

Ketika ditanya bagaimana kesannya dapat lolos dari maut, Tiang Listrik menjawab tenang, “Kuasa Allah, Mas.”

Sementara itu, Fortuner, pelaku penabrakan, mengaku saat kejadian tidak melihat apa pun. Beberapa saat setelah melihat Tiang Listrik yang berdiri di pinggir jalan, Fortuner menyebut sudah tak dapat lagi mengubah arah. Tabrakan pun tak dapat dihindari….

BACA JUGA:  Dosa Amien Rais Bukanlah Uang 600 Juta

“Sumpah, saya nggak lihat dia (korban, red.) tadi. Pas udah lihat, semua udah terlambat. Kalo saya banting stir, saya yang celaka. Jadi kan mending dia aja yang kena. Syukur-syukur mati biar bisa dibayarin asuransi ketimbang masuk rumah sakit lebih mahal. Xixixi,” ucap Fortuner, cengengesan.

Sementara itu, masih belum jelas bagaimana kasus ini akan diselesaikan. Tiang Listik sebagai korban merasa tidak terima dengan penabrakan yang dilakukan oleh Fortuner. Dengan berapi-api ia menyebut akan menempuh jalur hukum terkait kasus ini.

“Enak aja damai, nggak bisa! Saya akan selesaikan kasus ini secara prosedural hukum yang ada. Kebetulan kakak tertua saya juga ada yang berprofesi sebagai hakim, namanya Tiang Agama,” ucap Tiang Listrik.

Sebagai informasi, Tiang Agama memang dikenal sebagai hakim dengan reputasi yang teladan. Sederet kasus besar pernah ia tangani dan tak pernah sekalipun ia pandang bulu. Mulai dari kasus penggelapan kotak amal hingga penyelundupan babon liar, semua disikat Tiang Agama.

Mengetahui hal tersebut, Fortuner mengaku hanya bisa pasrah, kendati ia tetap merasa tidak sengaja menabrakkan diri ke Tiang Listrik. Sepenuturannya, Fortuner saat itu tengah khilaf dan tertutup mata batinnya.

“Berani kesamber geledek bareng-bareng deh, Mas, kalo emang saya sengaja nabrak. Buat apaan juga? Waktu itu saya beneran nggak lihat. Lha dia bentuknya kaya tiang listrik gitu, saya kira tiang listrik beneran….”

Fortuner sempat memberikan fakta menarik dalam wawancara bersama Timbun News. Ketika tabrakan terjadi, ia mengaku tidak sendirian, melainkan bersama seorang pria yang baru dikenalnya dua hari. Namanya Setya Novantonioli. Pria asal Srowot yang juga keturunan Napoli.

Fortuner mengaku dikenalkan dengan Setnov, panggilan Setya Novantonioli, oleh rekannya dalam sebuah pertemuan rahasia. Selepas pertemuan tersebut, Fortuner dan Setnov kemudian berencana untuk berbisnis bersama.

BACA JUGA:  Jangan Leyeh-Leyeh saat Militer Bicara, Nanti Bisa Digampar

“Saya rasa dia orangnya menarik dan meyakinkan untuk dijadikan partner bisnis. Dia calm, punya gagasan bagus, relasinya luas, dan jelas juga punya modal,” jelas Fortuner.

Pada malam terjadinya tabrakan, Setnov mengajak Fortuner makan malam untuk membicarakan skema bisnis mereka. Namun, karena mobil Setnov masih di bengkel, maka Fortuner pun diminta untuk menjemputnya di kantor. Fortuner setuju. Setelah bertemu, mereka segera bergegas ke tempat yang sudah dipesan Setnov. Namun, belum jauh mereka berangkat, terjadilah tabrakan horor tersebut.

Yang mengherankan, Setnov menghilang dalam kecelakaan tersebut. Betul-betul hilang tak berbekas. Tak ada jejak sama sekali ke mana ia pergi. Fortuner pun bingung setengah mati. Anxiety-nya kambuh hingga ia mesti meminum Xanax dan curhat ke Facebook.

“Saya nggak tahu. Rasanya kok nggak mungkin dia kabur, wong dia cerita punya riwayat (penyakit, red.) jantung kok. Kalo kecelakaan, pasti jantungnya kumat. Saya juga heran kok dia bisa hilang,” kata Fortuner.

“Atau jangan-jangan dia tuyul ya? Atau saya yang berhalusinasi? Hiii….”

Hingga berita ini diturunkan, Setya Novantonioli, masih belum ditemukan. Beberapa saksi mata mengatakan Setnov diculik mahluk ruang angkasa. Dugaan ini muncul sebab setelah kejadian muncul sinar yang amat terang di langit. Kasus ini masih diatasi oleh pihak yang berwajib and it’s wow.

Komentar
Add Friend
No more articles