MOJOK.COMunculnya nama selebritis seperti Raffi Ahmad, Agnes Monica, dan Baim Wong di bursa Cagub DKI Jakarta menunjukkan sesuatu.

Tahun politik 2024 masih jauh, tapi ancang-ancang untuk mencari lawan sepadan Anies Baswedan di bursa Pilkada DKI Jakarta sudah muncul. Paling tidak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyebut kalau dua selebritis terkenal, Raffi Ahmad dan Agnes Monica, masih ditimbang untuk “dilamar” menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

“PKB melirik artis Raffi Ahmad dan Agnes Monica untuk ditimang sebagai cagub DKI Jakarta 2024,” kata Sekretaris Bidang Sosial dan Keberencanaan DPP PKB, Luqman Hakim, pada akhir pekan kemarin.

Pemilihan ini tentu mengejutkan di satu sisi, dan tidak mengejutkan di sisi lain.

Mengejutkan, karena dua nama ini sama sekali tak punya track record dalam mengelola pemerintahan—bahkan di lingkup RT sekalipun. Apa jaminan mutu dan kualifikasi yang bisa dikampanyekan PKB ketika berencana menjagokan dua selebritis kelas wahid ini?

Meski begitu, bagian tidak mengejutkannya adalah, PKB memang butuh langkah populer agar dilirik masyarakat. Maklum, capaian mereka di Pilkada DKI Jakarta 2017 itu cuma dapat 5 kursi. Jatah minimal untuk bisa menjadi fraksi di DPRD Jakarta.

Dengan melempar isu akan menjagokan Raffi Ahmad dan Agnes Monica, bukan tidak mungkin PKB dilirik oleh warga Jakarta. Dilirik doang tapi ya, kalau dipilih kan ya belum tentu.

Baca juga:  Alay-alay Agnez Mo, Bangkitlah dan Lawan!

Uniknya, pemilihan Raffi Ahmad ini didasari karena beberapa alasan yang luwarbiayasa beyond. Menurut PKB yang diwakili Luqman Hakim, Raffi Ahmad ini tidak sombong.

“Meski di posisi puncak popularitas, Raffi tidak sombong. Dalam keseharian, dia tetap menjadi manusia biasa, terbukti di tempat-tempat keramaian dia melayani sapaan dan obrolan dengan para pengagumnya tanpa jarak,” kata Luqman Hakim.

Yaelah, kalau masalah tidak sombong sih, Setya Novanto mah juga nggak sombong, Pak Luqman, tapi nyatanya blio juga korup.

Selain Raffi Ahmad, Agnes Monica dipilih karena pengalaman melalang buana ke luar negeri. Tak peduli meski pengalaman internasiyonal itu urusannya sama musik.

“Agnes Monica punya prestasi internasional di dunia musik. Go international sebagai musisi. Mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di dunia internasional. Perempuan gigih, pekerja keras, dan pantang menyerah. Tempaan pengalaman kariernya akan menjadi modal penting untuk menjadi pemimpin penuh empati atas nasib dan kehidupan rakyat,” kata Luqman.

Ini tentu bikin kita bingung (kita?), sebenarnya PKB ini cari duta negara atau gubernur jago nyanyi untuk bisa nandingi Wali Kota Depok apa bijimana sih? Bingung sumpah.

Meski begitu, baik Raffi Ahmad dan Agnes Monica belum memberi tanggapan atas pertimbangan PKB ini. Di saat netizen masih kaget dua nama selebritis itu muncul, tiba-tiba nama Baim Wong justru yang muncul dalam survei Lembaga Median dengan angka elektabilitas 0,5 persen.

Baca juga:  Keraguan Terbesar yang Perlu Dijawab Kaum Indigo

Angka ini memang jauh di bawah Anies Baswedan (petahana) yang mampu meraih angka 40,5 persen, atau Tri Rismaharini 16,5 persen, tapi cukup mengejutkan melihat seorang selebritis bisa selevel (secara eletabilitas) dengan politisi senior macam Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Baim Wong sendiri mengklarifikasi bahwa kemunculan namanya ini bisa jadi karena efek tayangannya yang sering nolong-nolong orang di tayangan televisi.

“Insyaallah pasti yang akan terpilih nanti adalah pilihan rakyatnya. Apa yang saya lakukan belakangan ini, tolong jangan disangkutpautkan dengan pemilihan ini atau bisa dibilang politik,” kata Baim Wong melalui akun Instagramnya.

Keberadaan nama Baim Wong yang mendadak muncul di lembaga survei ini, sebenarnya sudah menunjukkan potret kecil politik Indonesia belakangan ini. Bahwa ada sebagian kecil masyarakat yang tak lagi percaya dengan tokoh-tokoh politik Indonesia. Berikut dengan kerja-kerja di atas meja.

Baim Wong yang sering nongol di layar televisi dengan bantuin orang-orang di sekitarnya, memberi kesan mendalam yang bisa jadi terlihat lebih “nyata” ketimbang janji-janji politik politisi yang pada kenyataannya sering meleset.

Kemunculan nama Baim Wong, jelas bukan menjadi prestasi seorang selebritis, tapi justru menunjukkan ketidakbecusan pengelolaan negara atau pemerintah daerah.

Ada sebagain orang yang merasa pemerintah (baik pusat maupun daerah) tak memberi dampak apa-apa terhadap kehidupannya, maka wajar kalau harapan itu muncul pada sosok-sosok yang mereka lihat di televisi. Artinya, harapan pada sosok kepada Baim Wong itu juga tidak bisa disalahkan begitu saja ke masyarakat.

Baca juga:  Menjadi Ahli Selfie Sempurna bersama Raisa dan Agnes Monica

Sebaliknya, ketika kita mengira hanya masyarakat yang tidak percaya dengan tokoh-tokoh politik, ada partai yang terang-terangan justru menunjukkan bahwa mereka juga kurang pede dengan orang-orangnya sendiri mampu mengelola pemerintahan.

Lah itu nyatanya, sampai harus mencatut nama orang terkenal kayak Raffi Ahmad dan Agnes Monica? Itu kalau nggak pede sama kemampuan sendiri apa dong namanya?

BACA JUGA 3 Alasan Fiki Naki Pantas Jadi Influencer Panutan dan tulisan POJOKAN lainnya.