MOJOK.CO – Bagi pelatih Tunisia, Inggris yang sekarang berbeda dengan Inggris saat kalah melawan Islandia dua tahun silam. Prediksi Tunia vs Inggris malam ini: imbang.

“Saya ada di bangku penonton dan menganalisis pertandingan,” kata Nabil Maaloul, Pelatih Tunisia yang diam-diam ikut duduk di Stade de Nice. Menyaksikan dengan seksama bagaimana Inggris kalah melawan Islandia. Sebuah kekalahan paling memalukan bagi Inggris melawan negara yang hanya punya separuh musim kompetisi dalam liga nasionalnya.

Siapa yang menyangka, kehadirannya saat menyaksikan Inggris kalah di Piala Eropa 2016, dua tahun silam, ternyata mempertemukan dengan tim yang sama malam nanti. Harapan Maaloul dua tahun itu, bisa kembali terjadi di Volgogard Arena nanti malam.

Masalahnya, Inggris di Perancis dua tahun silam, tidak sama dengan Inggris yang sekarang ada di Rusia. Hanya ada empat pemain yang tersisa dari kekalahan itu; Delle Alli, Kyle Walker, Raheem Sterling, dan Harry Kane.

“Saya pikir lebih dari 70% pemain telah berubah sejak kekalahan melawan Islandia. Ada tim baru yang saya lihat di Inggris sekarang. Tim Inggris ini jauh lebih kuat dari 2016,” kata Maaloul.

Pelatih muda dan penuh ideologi permainan yang kokoh dari Gareth Southgate benar-benar mengubah cara timnas Inggris melihat sebuah pertandingan. Cara bermain tidak banyak berubah, tapi tujuan permainannya jadi lebih sederhana dan sangat jelas.

Southgate menyatakan dirinya telah melihat bukti kemajuan timnya. “Kami membaik setiap waktu. Pola permainan menjadi lebih jelas dan saya suka pergerakan dan cara kami mengubah sisi penyerangan,” jelas Southgate.

Baca juga:  Prediksi Swedia vs Swiss: Korban Pembunuh Raksasa

Sadar bahwa Inggris tidak lagi punya seorang Paul Scholes, dan “hanya” punya Jordan Henderson dan James Milner. Southgate memilih tidak memainkan sepak bola atraktif ala Manchester City, tapi bermain fisik ala Burnley.

Hasilnya? Cara tim medioker seperti ini ternyata sangat efektif dan efisien, ditambah dengan kemampuan pemain yang lebih baik dari Burnley, tentu hasilnya jauh lebih maksimal. “Pemain-pemain kami semua berada di enam klub top Premier League,” tambah Southgate.

“Tunisia adalah tim yang bagus. Saya suka ide pelatih mereka. Sangat terorganisir dan suka bermain dari belakang,” kata Southgate, “ketika undian, semua orang melihat kami berada di grup mudah. Menurut saya justru ini grup yang paling sulit dengan Tunisia dan Belgia.”

Menghadapi Tunisia pada laga perdana juga jadi sorotan untuk Harry Kane. Idola para pemain Fantasy Premier League ini menunggu-nunggu apa yang akan dilakukan Kane pada laga perdananya melawan Tunisia malam nanti. “Beberapa tahun terakhir saya sudah membaik dan sekarang saya di sini. Tidak sabar untuk menunjukkan pada dunia apa yang sudah saya dapat,” kata penyerang Totenham Hotspurs ini.

Beruntung Tunisia berniat akan bermain terbuka meladeni serangan frontal Inggris, “Kami tahu kami berada dalam grup yang sangat sulit, tetapi kami telah meningkatkan permainan kami, terutama soal kekuatan fisik kami,” kata Maaloul, Pelatih Tunisia. Untuk ajang Piala Dunia, sangat disayangkan jika bermain begitu defensif tapi akhirnya kalah dan tersingkir sejak awal. Tunisia ingin dikenang sejarah, paling tidak bisa menampilkan terbaik yang bisa mereka lakukan.

Baca juga:  Pemain Bintang ing Piala Dunia 2018 sing Mudhik Gasik

Hal ini jelas lampu hijau untuk ambisi untuk sepatu emas yang memunculkan nama Harry Kane sebagai potensi. Kane sendiri tidak menampik menginginkannya. Hal yang juga jadi target, meski kepentingan tim adalah yang utama.

“Yang pasti Cristiano Ronaldo bikin saya jadi sedikit tertekan. Dia pemain fantastis yang memiliki pertandingan fantastis melawan Spanyol, tapi saya ingin lebih konsentrasi kepada tim saya.”

Apakah Kane ingin mencetak hattrick juga seperti Ronaldo saat melawan Tunisia?

“Semoga saya bisa mencetak hattrick besok dan level permainan kami akan naik lebih tinggi. Tapi sepatu emas bukanlah sesuatu yang saya pikirkan begitu jauh sepanjang turnamen ini.” Tentu saja, Kane, harapan rakyat Inggris adalah jadi juara.

Hal yang selalu diharapkan Inggris dari satu Piala Dunia ke Piala Dunia, tapi belum pernah berhasil. Juara Dunia saat 1966 pun diraih ketika rakyat Inggris tidak yakin bakalan juara. Kenapa situasi sekarang malah jadi kebalikannya ya?

Prediksi malam nanti? Tunisia akan mendominasi, tapi Inggris akan membuat banyak peluang. Hasil akhir? Kedua tim sama-sama ngotot. Hasil imbang adalah yang terbaik untuk Southgate dan Maaloul.