Toyota Crown Robot dan Lexus, Bisa Jadi Mobil Menteri Sekaligus Mobil Tukang Sayur MOJOK.CO
Toyota Crown Robot dan Lexus, Bisa Jadi Mobil Menteri Sekaligus Mobil Tukang Sayur MOJOK.CO

Toyota Crown Robot dan Lexus, Bisa Jadi Mobil Menteri Sekaligus Mobil Tukang Sayur

MOJOK.COToyota Crown Robot dan Lexus pilihan mobil mewah dengan harga yang bahkan bisa dijangkau oleh tukang sayur.

Cuma ada empat kategori dalam kepemilikan mobil Toyota Crown. Pertama, turunan keluarga. Kedua, orang yang menginginkan mobil mewah, tapi miskin budget terbatas. Ketiga, golongan yang memang suka sama si Crown ini. Dan yang keempat, mesin legendaris 2JZ for the win!

Crown 3.0 di Indonesia ini memang menggunakan tenaga mesin 2JZ-GE. Sama persis layaknya Toyota Supra non-turbo yang juga legendaris itu. Lihat saja para bocil di TikTok dan YouTube yang selalu bilang, “2JZ aja!”

Sedikit sejarah tentang Toyota Crown. Ini adalah mobil kelas tertinggi dari Toyota, setidaknya di Indonesia. Sebab, kalo di Jepang, ada Toyota Century yang masih lebih tinggi dari si Crown ini. Sebenernya varian Crown ada banyak karena sudah mencapai 15 generasi dari 1955 sampai sekarang. Tapi, kali ini kita akan bahas generasi ke-8 aja, sebab inilah paling umum terlihat di jalanan.

Toyota Crown memang kerap dipakai untuk jajaran para menteri dan pejabat. Kok gitu? Ya karena ini top of the line-nya Toyota. Gengsi dong! Terus kenapa nggak pakai BMW atau Mercedes-Benz? Kebetulan semenjak adanya KIJANG (Kerjasama Indonesia-Jepang), Toyota menjadi sangat eksklusif posisinya di Indonesia. BMW dilupakan dulu lah….

Nah, Toyota Crown yang paling umum kita lihat di jalanan adalah Crown Robot dan Lexus. Robot masuk Indonesia 1989 dalam rangka menggantikan Toyota Cressida yang sebenarnya lebih rendah kelasnya. Tersedia dalam 2 trim, yaitu Super Saloon dan Royal Saloon. Keduanya sama-sama dijejali mesin 2000cc 6 silinder berkode 2G-FE dengan tenaga yang kecil, cuma 120 tenaga kuda, ditemani dengan transmisi manual 5-speed atau otomatis 4-speed dengan overdrive.

Yang istimewa adalah trim Royal Saloon. Kenapa?

Terdapat electric seat depan, electric seat belakang, AC dengan mode swing, audio double-DIN dengan CD changer, kulkas, dan jok bludru berwarna marun. Semua teknologi dan kemewahan ini bisa Anda dapatkan di dalam Toyota Crown pada 1989. Jauh lebih mewah daripada Mercedes-Benz Boxer maupun BMW E34 yang harganya jauh melampaui Crown.

Pada 1993, terjadilah facelift untuk si Robot, maka jadilah Toyota Crown Lexus. Kenapa jadi Lexus? Sebab, styling bodinya yang sekarang sudah membulat dan mirip sekali dengan Lexus LS400 yang baru keluar.

Facelift juga terjadi di bagian mesin. Sekarang sudah tersedia mesin 3000cc dengan kode mesin 2JZ-GE dengan 220 tenaga kuda. Dan yang paling unik, Super Saloon 3.0 dengan transmisi manual keluaran Indonesia menjadi satu-satunya di dunia. Sedangkan, dari segi kemewahan sih, sama saja dengan Crown Robot yang tipe Royal Saloon.

Sayangnya, stigma akan mesin 6 silinder di Indonesia ini sangatlah jelek. Ini terjadi karena perawatan yang lebih mahal dan banyaknya ketidaktahuan mekanik dari dulu hingga sekarang. Namun, untungnya, hal ini membawa dampak positif untuk pada petrolhead

Harga jual yang sangat jatuh. Bayangkan, Anda bisa meminang mobil ini dengan harga Rp20-30 juta saja! Dengan segala kemewahan dan tenaga mesin yang sangat besar ini, bahkan tukang sayur tetangga saya pun bisa beli Toyota Crown Royal Saloon 2000cc! Walaupun memang sih, untuk sparepart ya jangan dibandingkan harganya dengan Corolla atau Agya!

Jadi sekarang, Toyota Crown ini memang ditujukan bagi Anda yang menginginkan kemewahan, namun memiliki kantong pas-pasan. Jika anda memang memenuhi kriteria tersebut, tunggu apalagi? Cepatlah beli sebelum harganya digoreng oleh para artis ibu kota!

BACA JUGA Toyota Corolla KE20, Mobil Goblok tapi Irit dan Fleksibel dan tulisan bertema otomotif lainnya di rubrik OTOMOJOK.