Categories
#MojokAward

Pengumuman Pemenang Blog Terbaik #MojokAward 2014

#MojokAward #MojokDotCo
#MojokAward #MojokDotCo

Kalau disebut berat, sebenarnya tugas kami para dewan juri lomba Mojok Award ini masih kalah berat dibandingkan panitia. Bayangkan, tugas panitia adalah menyeleksi 500 blog yang mendaftar dan mengrucutkanya hanya menjadi 50 blog. Sedangkan tugas kami, para dewan juri hanya memilih 10 blog terbaik dari 50 blog tadi, dan itupun dikerjakan bertiga.

Tapi nyatanya, tugas yang masih relatif ringan dibandingkan tugas panitia itu pun ternyata dirasa berat juga oleh kami para juri.

Kami harus menyeleksi blog-blog yang punya konten kreatif, informatif, lucu, dan juga menghibur. Antara blog satu dengan blog yang lain punya nilai yang beda-beda tipis, sehingga semakin menyulitkan para juri untuk memilih blog mana yang layak masuk 10 besar. Bimbang dan bingung tentu saja muncul. Namanya juga juri.

Selain harus mencurahkan segenap tenaga dan pikiran, kami bertiga juga harus berjuang menghempaskan rasa rikuh, karena ternyata, ada banyak sekali blog milik kawan atau kenalan sendiri yang masuk dalam daftar 50 besar dan nyatanya masih kurang layak untuk masuk 10 besar. Tapi alhamdulillah, kami bertiga mampu bertugas dengan profesional. Rasa rikuh bisa kami buang jauh.

Untuk menyaring 10 blog terbaik dari 50 blog ini, para juri menggunakan teknik pengumpulan list 10 besar. Dimana ketiga juri diwajibkan menyetor daftar 10 blog terbaik versi masing-masing juri. Hasilnya tentu akan berbeda antara juri satu dengan juri yang lain, karena memang masing-masing juri punya selera dan penilaian tersendiri. Nah, dari daftar masing-masing juri inilah kemudian dipilih 10 blog terbaik versi ketiga juri, caranya adalah dengan mencari blog-blog yang sama-sama muncul di ketiga list juri atau minimal di list dua juri.

10 blog terbaik pun akhirnya diperoleh dengan waktu yang tak terlalu lama.

Setelah didapat 10 blog terbaik, maka saatnya untuk memilih juara pertama. Memilih satu blog terbaik dari 10 blog terbaik mojok award.

Disinilah proses yang memakan waktu sangat lama. Debat, diskusi, bahkan cenderung gontok-gontokkan mewarnai obrolan maya para juri.

Masing-masing juri punya jagoan. Pun masing-masing juri punya argumen kuat untuk mendukung jagoannya agar keluar sebagai juara.

Setelah menempuh diskusi yang keras, melelahkan, dan berdarah-darah (oke, ini lebay), Pada akhirnya, kami memutuskan bahwa blog yang layak menjadi juara di ajang Blog Mojok Award 2014 ini adalah:

www.aditiapurnomo.blogspot.com

aditiapurnomoblog

Blog milik Aditia Purnomo ini dianggap sebagai blog yang paling mojok banget dibandingkan dengan sembilan blog lainnya. Konten-kontennya cerdas dan menggelitik. Oleh salah satu juri, blog ini dianggap sebagai blog nakal dengan cita rasa demonstran.

Selain itu, Blog milik Aditya Purnomo juga menjadi satu-satunya blog yang masuk di daftar 10 besar ketiga juri, sehingga semakin mempertegas posisinya sebagai pemenang lomba blog Mojok Award.

Namun perlu diingat, ada dua disklaimer yang muncul atas keputusan ini.

Pertama, pengambilan keputusan juara lomba blog ini tidak melalui diskusi yang mufakat, melainkan dengan voting. Karena masing-masing juri tetap keukeuh dengan jagoannya masing-masing.

Blog milik Aditia Purnomo ini dijagokan oleh satu juri, diaminkan oleh satu juri, dan ditolak oleh juri yang lain.

Oleh salah satu juri yang menjagokannya sebagai juara, blog milik Aditia Purnomo itu ini dianggap sebagai blog yang enak dibaca, banyak celetukan usilya, dan isinya tak melulu soal topik ringan, namun sesekali juga topik yang serius.

Kedua, Juri merasa perlu memberi tahu, bahwa Aditia Purnomo mempunyai kedekatan dengan awak Mojok.co, bahkan tulisannya pernah naik di Mojok.co, Aditia Purnomo pun kenal baik dengan dua juri lomba blog Mojok Award. Hal ini sempat membuat kami para juri ragu untuk memutuskannya sebagai pemenang, takut kalau nanti bakal ada suara-suara sumbang dari kontestan lain. Tapi keraguan itu segera kami tepis, karena para juri menganggap, kualitas blog milik Aditia Purnomo tersebut memang layak untuk jadi juara, terlepas dari kedekatannya dengan para awak Mojok.

Nah, pembaca, itulah sekelumit catatan pertanggung jawaban kami para Juri lomba blog mojok award 2014 ini.

Kami para Juri tentu sangat mungkin jika melakukan kesalahan selama proses penjurian, kendati begitu, kami merasa penjurian yang kami lakukan sudah dalam trek yang baik, dan sebagai juri yang tentu jauh dari kata sempurna, jelas kami akan selalu berlindung di bawah naungan hukum klasik sebuah perlombaan: “Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat”.

Akhir kata, disinilah garis akhir tugas kami sebagai Juri lomba blog Mojok Award 2014.

Selamat untuk sang juara. Sampai jumpa di Lomba blog Mojok Award tahun berikutnya.

 

Agus Mulyadi, Arman Dhani, Iqbal Aji Daryono

Juri Mojok Award 2014

28 Januari 2015

4 replies on “Pengumuman Pemenang Blog Terbaik #MojokAward 2014”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.