Rubrik Baru Mojok Reborn

Sebelum terpancing apakah nongolnya Mojok merupakan hoax atau bid’ah, sebagai Kepala Suku, berikut yang bisa saya nyatakan:

Mojok akan memiliki 7 rubrik dengan 22 sub-kategori. Setiap hari, Mojok akan menayangkan 5 uggahan anyar. Target kami nanti, setiap hari ada 15 unggahan anyar. Dengan beban seberat itu, tentu kru Mojok bertambah 2 kali lipat, dan bisa jadi akan terus bertambah. Siapkan diri Anda untuk menjadi bagian dari kru Mojok dengan rajin membaca, berolahraga, dan berdoa. Kabar lain yang tidak begitu penting: honorarium untuk penulis di setiap rubrik bervariasi, tentu pada umumnya meningkat dibanding sebelumnya.

Berbeda dengan kebanyakan media lain yang mencantumkan ‘disclaimer’ bahwa tulisan yang diunggah menjadi tanggung jawab penulis semata (bukan tanggungjawab media tersebut), Mojok masih dalam posisi yang sama sejak berdiri: bertanggungjawab penuh atas semua yang ditayangkan oleh media ini.

Tentu saja dengan rendah hati, dan menyadari bahwa kru Mojok tak lebih dari rontokan peyek kacang di dalam toples kaca, Mojok akan banyak belajar dari kekeliruan yang terjadi selama ini. Kami terus belajar. Tapi setidaknya media ini bukan wastafel: tempat orang-orang suka mencuci tangan dari masalah.

Karena cukup banyak perubahannya, tentu akan ada masa ujicoba media ini. Masukan Anda, juga kritik pedas tentu boleh dilayangkan. Termasuk naksir Arlian Buana, Prima Sulistya dan Agus Mulyadi.

Lho, mereka bertiga kan sudah punya pacar? Menyitir Agus jika sedang menggoda cewek dan si cewek bilang, “Mas Agus kan sudah punya pacar…”, maka Agus dengan tangkas menjawab, “Baru pacar, kan? Semua masih labil, dan harap diketahui kalau dunia ini penuh ketidakpastian, Dik…”

Begitu yang bisa saya informasikan kepada Anda. Sekarang semua kru Mojok yang lawas maupun anyar sedang bekerja keras. Kecuali Kepala Sukunya.

Tabik.

Kepala Suku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.