Istirahat

Adit adalah salah satu pendiri di Mojok yang tersisa sampai sekarang. Kedekatannya dengan Mojok nyaris tak terbantahkan. Dalam 2,5 tahun Mojok berdiri, dia ikut mengonsep, mendesain situswebnya, dan mengkreasikan segala pernik di Mojok terkait koding. Dan di antara semua orang yang pernah terlibat di Mojok, dia adalah orang yang paling tertib. Jangankan melanggar kesepakatan, melanggar deadline pun rasanya dia belum pernah.

Tentu saja orang seperti Adit ini tipe laki-laki yang ‘mantu-able’, setiap orang tua bawaannya pengen menjadikan dia mantu. Selain tertib salat 5 waktu, dia hanya menggunakan waktunya selain menekuni profesinya sebagai webmaster, hanya dengan membaca buku, menonton pertunjukan musik, dan main PS. Setahun ini, berhubung sudah punya pacar, sedikit waktunya mulai dipakai untuk makan malam dengan pacarnya.

Menjelang Mojok tutup, dia satu-satunya orang yang saya ajak bicara dari hati ke hati. Di luar dugaan, dia menyatakan dengan jujur. “Memang sudah saatnya ditutup, Mas.”

Begitu Mojok diumumkan ditutup, saya tahu persis dia langsung banyak menerima tawaran pekerjaan. Tapi dia menolak. Tentu bukan karena perasaan melankolia. “Saya capek banget, Mas. Mau istirahat dulu barang setahun dua tahun.”

Dua setengah tahun memang meletihkan. Terimakasih, Adit.

adit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.