Lowongan Redaktur Mojok.Co

Nggak segampang Bana yang begitu masuk langsung jadi pemred. Juga nggak segampang Eddward S Kennedy yang cukup nunggu satu periode untuk geser ke posisi itu. Untuk jadi pemred, yang dimulai sejak dua hari lalu, saya harus melalui masa:

  1. Mojok tidak butuh pemred,
  2. Mojok tutup,
  3. Mojok buka lagi,
  4. Mojok buka tapi Bana balik lagi dan langsung jadi pemred babak dua,
  5. Arman Dhani magang di Mojok dan begitu datang langsung jadi plt. pemred, dan
  6. Agus Mulyadi menolak jadi pemred dan menyatakan akan fokus mengikuti pileg lewat bendera bulat sabit-padi-kuning-hitam.

Sedikit banyak saya bahagia dengan status baru ini karena bisa memainkan kekuasaan, misal ketika Agus mulai mengganggu konsentrasi dengan menyanyi di kenyaringan lebih dari 100 desibel, dengan berkata halus, “Kowe njaluk kontenmu ditambah, my lov?” atau dengan memikirkan niat jahat me-remove anak-anak dari grup WA kantor untuk kemudian saya masukkan lagi hanya agar kekuasaan saya terasa riil, tapi tidak jadi saya lakukan karena Mas Puthut bilang, “Ngawur!” dan saya langsung mengkeret karena bagaimanapun, di atas pemred ada kepala suku dan kepala suku bisa menaik-turunkan pemred tapi pemred tidak bisa mengangkat dan memecat kepala suku.

Untuk mengisi kekosongan bahwa dari 10 kru Mojok, dikurangi saya jadi 9, dan dikurangi kepala suku yang tidak bisa saya papar dengan kekuasaan jadi sisa 8, padahal kuota ideal saya tentang orang/kru Mojok-untuk-ditindas ialah sebanyak 9 orang, maka dibukalah:

LOWONGAN REDAKTUR MOJOK.CO

Mojok membutuhkan 1 redaktur baru yang punya kualifikasi keredaksionalan dan bisa membuat ilustrasi. Bagi yang merasa bisa melakukan kedua hal itu, silakan kirim cv sekadarnya, dan yang paling penting: contoh karya Anda, tulisan, dan ilustrasi. Batas pengiriman tanggal 21 Oktober 2017, ke email: [email protected].

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.