Cuma Sekelas Galon

— surat untuk pemenang lomba blog Mojok: Aditia Purnomo

Dit, tidak ada yang lebih mengagetkanku pagi ini ketika kamu menang lomba blog Mojok. Aku pikir itu cuma becandaan teman-temanmu belaka. Tapi barusan aku baca pengumuman juri di blog Mojok dan memang benar kamulah pemenangnya.

Kamu ingin tahu apa yang ada di kepalaku seketika usai membaca pertanggungjawaban para juri dan sekaligus kemudian berselancar sampai bosan di blogmu yang sebelumnya aku tidak tahu itu?

Sungguh, alangkah ngerinya perkembangan penulisan kreatif negeri ini. Kalau ukuran tulisan jelek mazab konyol adalah tulisan Pandji dan Raditya Dika, sementara ukuran tulisan bagus di mazab itu ditempati oleh Iqbal Aji Daryono, Agus mulyadi dan Arman Dhani, maka aku tidak pernah bisa melihat di mana mesti menempatkan tulisanmu dalam rentang kualitas orang-orang itu. Bagiku, tulisan-tulisanmu di blog itu: ‘jelek saja belum’.

Continue reading “Cuma Sekelas Galon”

Pengumuman Pemenang Blog Terbaik #MojokAward 2014

#MojokAward #MojokDotCo
#MojokAward #MojokDotCo

Kalau disebut berat, sebenarnya tugas kami para dewan juri lomba Mojok Award ini masih kalah berat dibandingkan panitia. Bayangkan, tugas panitia adalah menyeleksi 500 blog yang mendaftar dan mengrucutkanya hanya menjadi 50 blog. Sedangkan tugas kami, para dewan juri hanya memilih 10 blog terbaik dari 50 blog tadi, dan itupun dikerjakan bertiga.

Tapi nyatanya, tugas yang masih relatif ringan dibandingkan tugas panitia itu pun ternyata dirasa berat juga oleh kami para juri.

Kami harus menyeleksi blog-blog yang punya konten kreatif, informatif, lucu, dan juga menghibur. Antara blog satu dengan blog yang lain punya nilai yang beda-beda tipis, sehingga semakin menyulitkan para juri untuk memilih blog mana yang layak masuk 10 besar. Bimbang dan bingung tentu saja muncul. Namanya juga juri. Continue reading “Pengumuman Pemenang Blog Terbaik #MojokAward 2014”

Pengumuman 10 Besar Nominasi Peraih #MojokAward 2014

PERTANGGUNGJAWABAN DEWAN JURI

  • Agus Mulyadi
  • Arman Dhani
  • Iqbal Aji Daryono

———————————–

#MojokAward #MojokDotCo
#MojokAward #MojokDotCo

Manteman,

Mojok.Co tambah hari tambah happening saja. Pengunjungnya membludak, pengirim tulisan antre berdesak-desak. Tulisan-tulisan dari Mojok.Co pun tersebar ke mana-mana.

Seiring dengan itu semua, lambat-laun kami semakin ngeh dengan karakter tulisan-tulisan yang mojok banget. Bukan bermaksud menjadikannya rumus yang mutlak, sih, tapi setidaknya ada beberapa unsur sifat dasar tulisan yang mojok banget: ringkas, nakal, lincah, menggelitik, asik dibaca, punya sudut pandang yang nggak biasa, dan bukan sekadar informatif tapi juga menghibur (sila tambahkan).

Dengan pemahaman atas karakteristik tulisan-tulisan di Mojok.Co itulah kami menyeleksi 500-an blog yang mendaftar pada #MojokAward kali ini. Continue reading “Pengumuman 10 Besar Nominasi Peraih #MojokAward 2014”

[UPDATE] Pengumuman Pemenang #MojokAward

Teman-teman yang baik..

Setelah melewati proses panjang, mulai dari seleksi administrasi, seleksi 50 besar, hingga proses penjurian, akhirnya kami berhasil memilih 10 blog pilihan dan satu blog terbaik 2014 versi Mojok.Co.

Proses itu ternyata tidak semudah yang kami duga. Pertama-tama, dengan waktu pendaftaran yang hanya dua minggu, kami tidak menyangka peserta akan lebih dari 100 blogger. Hingga pendaftaran ditutup, ternyata tercatat ada 376 blogger yang berpartisipasi. Sungguh keikuitsertaan teman-teman sekalian adalah sebuah kehormatan bagi kami. Kami, yang berniat memberi penghargaan untuk para blogger, merasa bahwa justru kamilah yang mendapat penghargaan dengan antusiasme teman-teman blogger yang begitu besar. Kami sangat tersanjung. Continue reading “[UPDATE] Pengumuman Pemenang #MojokAward”

Pindai Kontra Mojok

Saya nyaris lemas karena dua pemain pinjaman andalan Mojok membatalkan diri di detik-detik akhir ketika pertandingan akan dimulai. Tapi saya sama sekali tidak berpikir bahwa itu manuver Pindai agar Mojok kalah. Makin lemas saya ketika tahu, Wisnu mendatangkan banyak sekali pemain muda dari Balairung sebagai pemain pengganti.

Orang yang langsung ambruk mentalnya adalah Nody. Mukanya langsung pucat. Dia bahkan tidak melakukan pemanasan, seakan dia mau bilang: Mojok pasti kalah.

Dan benar, pertandingan baru berjalan 10 menit, Mojok sudah kebobolan 3 gol. Tidak lama kemudian, Pindai memaksa pemain-pemain Mojok untuk melakukan push up karena tertinggal 5 gol. Ini memang aturan ‘adat’ saja.

Komposisi pemain futsal tim Mojok (hijau) vs Pindai (orange)

Komposisi pemain futsal tim Mojok (hijau) vs Pindai (orange)

Efek buruknya, blunder semakin sering terjadi dan Bana pun mulai terlihat emosional. Kedudukan 11-5 untuk Pindai ketika turun minum.

Continue reading “Pindai Kontra Mojok”