[MOJOK.CO] “Akhir bulan waktunya ngutang.”

Akhir bulan barangkali jadi momok yang menakutkan buat seorang pekerja atau mahasiswa kelas menengah. Gajian baru lima hari lagi, kiriman orang tua pun tak kunjung kita dapati, sedangkan kebutuhan akan hidup mulai menumpuk sejak pagi tadi.

Perut mulai meronta minta makan pada tuannya, rokok tinggal sebatang, air putih pun cuma tinggal seperempat galon. Belum lagi buat yang masih kuliah, masih harus ngefotokopi tugas atau skripsi. Lha buat makan aja susah, apalagi ngurus beginian.

Sebenarnya hal seperti ini bisa kita hindari jika kita pandai mengatur keuangan sejak dini. Meski demikian, sepandai-pandainya tupai melompat pasti kere juga. Kere ni yeee~

Nah, solusi dari segala permasalahan pelik akhir bulan ini adalah berutang. Ya, berutang, saudara-saudara!

Memang sih banyak yang bilang kenapa harus ngutang kalau masih bisa numpang?

Lha mau sampe kapan numpang terus? Bagi kalian yang belum pernah berutang atau malu-malu mau ngutang, ikuti tips di bawah ini agar komposisi dompet tak lagi jomplang.

Yuk, cuuus~

1. Hilangkan Gengsi

Biasanya saat kita hendak ngutang, yang pertama terbersit dalam pikiran adalah “Masak sih gua ngutang sama si Romlah? Mau ditaruh di mana ini muka?”

Jangan berpikiran seperti itu, kawan. Kalau kata Bondan sih, “Hilangkan gengsi, hidup berawal dari mimpi.” Gapai mimpimu untuk mengenyangkan perut secepatnya. Jangan pernah gengsi, jadilah orang yang ada adanya. Ingat, sejatinya lapar itu lebih kuat dari gengsi. Jangan ditahan, jangan pula dilawan, kau bakal babak belur dibuatnya.

Baca juga:  Cak Nun, Iqbal Aji Daryono, dan Mojok

2. Memetakan Psikologi Teman

Dalam melakukan hal ini, kalian dituntut untuk melakukan riset kecil-kecilan terkait psikologi teman-temanmu. Biasanya dalam sebuah pertemanan, akan ada seseorang yang nga tegaan atau sebaliknya. Atau malah ada teman tukang tidur? Ketika dia tidur, kamu mengendap-endap trrus mencuri uangnya. Hah! Jangan lakukan, itu namanya mencuri. Kamu ini manusia bukan Sweeper si Pencuri.

Oke, lanjut~

Intinya sih, pilih teman yang bisa meminjami uang tanpa babibu, mengingat perutmu sudah hampir terkoyak lapar. Dengan cara mengenali temanmu lebih dekat, nantinya kamu akan tahu siapa-siapa saja temanmu yang bisa meminjamkan uang.

3. Sok-sokan Beli Barang Mewah

Nah, jika kalian masih belum bisa melepas rasa gengsi, cara ini terbilang sedikit ampuh. Meski ada sedikit bumbu kebohongan di sini, tapi it’s OK lah. Bohong untuk kebaikan perut sendiri saat kondisi mulai sekarat, semuanya dianggap wajar.

Untuk melakukan hal ini, jika dilakukan secara niat banget, kalian bisa pura-pura ke toko sepatu untuk sekadar lihat-lihat saja. Carilah sepatu yang paling mahal, foto labelnya, terus kirim ke salah satu teman yang akan kalian pinjam uangnya. Bilang aja mau beli sepatu tapi duitnya kurang. Yah, semacam dari perut turun ke kaki.

4. Bikin Status di Medsos

Memancing orang biar minjemin duit tanpa kita meminta sebenarnya gampang-gampang sulit. Kalian tinggal bikin aja status di medsos macam “Uang di kantong sisa seribu gara-gara nyumbang anak yatim nich.”

Baca juga:  Tujuh Alasan Penulis Mojok adalah Pendamping Hidup yang Ideal

Tunggu respons dari teman kalian. Kalau beruntung, bakal ada teman kalian yang iba dan ngasi duit cuma-cuma. Sekali lagi, itu kalau beruntung yaaa.

5. Udah Nekat Aja

Nah yang terakhir, cara ini digunakan ketika sudah mentok banget, setelah mencoba cara di atas tapi tiada tanggapan. Sakit memang.

Jalan satu-satunya ya nekat aja ngutang tanpa tedeng aling-aling. Bilang sejujurnya tentang kondisimu. Jangan malu. Pokoknya bodo amat yang penting perut sama mulut bisa nikmat.

Itulah beberapa cara yang bisa saya utarakan. Tapi, jika semua sudah berjalan lancar, ingat ini baik-baik: segera bayar utangmu secepat mungkin. Jangan ditunda, nanti tahu-tahu numpuk terus dikejar DC sewaan temenmu, bisa berabe.

Iiihhh… amit-amit.

Komentar
Add Friend
No more articles