[MOJOK.CO] “Semakin pesek hidung kucing, semakin lucu dan mahal. Kalau manusia?”

Bagi perempuan jaman now, memiliki hidung yang mancung adalah anugerah terindah yang diberikan oleh sang pencipta. Dengan hidung yang mancung, katanya bakal mirip Wonder Woman. Ya intinya dengan hidung yang mancung, diapa-apain juga bakal cakep deh.

Mangkanya, hidung yang mancung jadi tipe idaman kebanyakan orang kekinian. Semuanya jadi pengen cari pacar yang berhidung mancung. Yha paling cuma berapa persen aja yang mengidamkan pasangan berhidung pesek, itu pun biasanya nerima nasib karena nggak laku. Hadeeeh~

Yang kayak gini ini yang bikin orang berhidung pesek macam saya jadi agak nggak pede menghadapi kerasnya kehidupan. Tapi, untungnya saya sudah punya pacar dan bentar lagi ngelamar. Ah, tapi bukan ini poin pentingnya.

Buat klen-klen yang berhidung pesek, jangan keburu minder dulu. Banyak lho keuntungan yang bisa didapat dari hidung yang mancung ke dalam itu. Ingat, Tuhan menciptakan sesuatu pasti ada faedahnya.

Nah, apa aja coba keuntungan yang didapat dari hidung pesek? Yuk~

1. Pesek Itu Imut

Entah disadari atau tidak, seseorang dengan hidung yang pesek terlihat imut bin menggemaskan. Garis wajahnya terlihat halus dan minimalis, hal ini diakibatkan oleh bentuk hidung yang mungil memengaruhi area sekitarnya.

Coba bandingkan dengan si mancung, garis wajah yang dipunya terlihat ribet. Ya memang bagus sih, tapi kan nggak simpel. Bukankah kita semua menyukai kesederhanaan?

Duileee~

Yang patut diingat, hidung pesek tidak serta-merta auto-menggemaskan. Kalian butuh beberapa sentuhan agar kesan imutnya keluar. Misal, gaya rambut mesti cocok dengan bentuk wajah atau dengan bersolek sedikit. Buat cowok juga jangan malu untuk merawat wajah, maksimalkan potensi wajahmu dengan merawat dirimu sendiri. Rajin mandi!

BACA JUGA:  5 Alasan Tebak-tebakan Tidak Boleh Dianggap So Yesterday

2. Bernapas Lebih Nyaman

Perihal bernapas ini sebenarnya bukanlah masalah yang pelik ya. Bernapas itu kan kebiasaan sejak bayi. Mau napasnya berat atau ringan, kita nggak bakal menyadarinya.

Nah, kalau ditelaah lebih lanjut, punya hidung pesek artinya lebih mudah melakukan pernapasan. Bukan lebih mudah sih, tapi lebih plong. Lho, lho, kok bisa?

Jadi gini, bayangin aja kita lagi ngesteh pake sedotan, kalau sedotan yang kita gunakan lebih besar, nyedotnya bakal berat. Ya meskipun lebih banyak es teh yang didapat, tapi menggunakan sedotan kecil rasanya lebih cepat dan lebih efisien.

Karena hidung pesek itu mungil, lubang yang dimilikinya pun lebih kecil. Jadi oksigen yang didapat lebih hemat nan efisien.

Tak hanya itu, bulu hidung sebagai filter udara pun makin rengket dan makin aman dalam menghirup udara segaaar.

3. Jadi Ciri Khas

Keuntungan lain yang didapat adalah kita akan mudah dikenali sebagai seseorang yang utuh. Misal, kalian punya nama pasaran seperti Budi atau Siti, dengan hidung yang pesek kalian bakal lebih mudah ditandai.

“Eh si Siti kemaren dilamar Budi lho, Bray.”

“Hah? Si Budi Pesek itu?”

“Y.”

“Sama si Siti anaknya Bu Yati?”

“Nga.”

“Trus?”

“Ya, Siti Pesek.”

Begitulah kira-kira percakapan yang terjadi. Tapi kok garing ya? Biarinlah, itu cuma ilustrasi aja kok. Hehe.

Tak hanya itu, beberapa artis yang cukup terkenal di belantika pertelivisian Indonesia juga terkenal karena ciri peseknya. Yati Pesek dan Rina Nose salah duanya.

4. Terlihat Lebih Muda

Coba perhatikan hidung bayi, mungil bukan? Sama halnya dengan kalian yang memiliki hidung pesek, eh mungil, keberadaannya akan membuatmu tampak selalu muda seperti bayi yang lucu dan imut. Jika kamu punya pipi chubby dan senyuman maut, beuh, siapa yang nga klepek-klepek, coba?

BACA JUGA:  Alasan Sebenarnya Rabbani Tawarkan Hijab Gratis kepada Rina Nose

5. Lebih Mudah Ciuman

Sudah jelas yaaa :))

Pada intinya, kita harus sadar standar cantik dan jelek itu kontruksi zaman. Buktinya standar cantik dari masa ke masa beda-beda kok. Ada zaman ketika gemuk dan berkulit cokelat itu indah, misalnya. Jadi, syukuri aja masih punya anggota tubuh lengkap dan berfungsi baik. Sehat itu sebaik-baiknya nikmat, bukan?

Komentar
Add Friend
No more articles