MOJOK.CO Daftar minuman di warung bisa membantumu menganalisis karakter seseorang. Mojok Institute telah membuat list tebakan kepribadian yang bisa kamu andalkan.

Konon, kalau kita makan dan nggak minum, tenggorokan bakal seret dan haus tak terkira. Untuk itulah, daftar menu di warung-warung makan memiliki kolom tersendiri berisi jenis-jenis minuman yang bisa dipesan untuk mendampingi menu makanan.

Yang tidak kita semua ketahui, dari jenis minuman di warung, kita bisa menganalisis karakter dan kepribadian kita sendiri. Ya, ya, ya, memangnya cuma hubungan asmaramu aja yang bisa dianalisis bakal mendekati “ambyar” setelah kekasihmu bilang “Jadi maumu gimana?”? Hmm???

Berdasarkan survei pada sekian ratus juta pelanggan Warmindo dan rumah makan (tapi bo’ong) serta hasil pertapaan dalam seminggu terakhir, berikut adalah hasil analisis Mojok Institute mengenai karakter seseorang dilihat dari jenis pesanan minuman di warung:

1. Es Teh

Ini adalah jenis minuman paling mainstream dalam dunia per-warung-an di Indonesia. Siapa pun yang memesan es teh merupakan orang yang membosankan umumnya tidak terlalu suka perubahan hidupnya. Rasa es teh itu, kan, tergolong “aman”, dan hal ini menunjukkan bahwa penikmatnya merupakan barisan orang yang takut sakit hati.

Itulah sebabnya pemesan es teh biasanya move on-nya lama. Banget, malah.

2. Es Jeruk

Berbeda dengan es teh, es jeruk adalah minuman yang cenderung “tidak aman” dalam hal rasa. Kadang, rasa jeruknya pas, tapi kadang juga asem nggak ketulungan kayak ketek. Jelas, orang-orang pemesan minuman di warung berupa es jeruk ini adalah risk taker sejati. Apa pun yang terjadi di hidupnya bakal dihadapi sepenuh hati.

Tapi, yah, apa gunanya juga kalau di warung pesen es jeruk, tapi pas ada masalah sama pacarnya malah kabur? Wkwk.

3. Teh Hangat/Jeruk Hangat

Baik teh maupun jeruk, ada saja orang yang memesannya tanpa es, alias hangat. Hangatnya pun harus pas—nggak boleh kepanasan, apalagi terlalu dingin. Ini menunjukkan karakter pemesannya yang perfeksionis dan idealis dan—satu lagi—nggak mau rugi.

Kenapa nggak mau rugi? Soalnya, tanpa es, mereka percaya bahwa air teh dan jeruk mereka disajikan lebih banyak dan penuh. Kalau pakai es, airnya paling cuma separuh gelas doang!

4. Teh Tawar Panas

Minuman di warung berupa teh tawar panas mungkin bakal mengingatkanmu pada bapak-bapak dan ibu-ibu yang giginya udah sensitif dan nggak kuat minum es batu atau badannya nggak kuat mencerna minuman-minuman manis. Kurang lebih, para pemesan teh panas tawar nyatanya setua itu merupakan orang-orang yang menghindari gula, baik untuk alasan kesehatan atau karena…

…nggak mau rugi (lagi).

Ya gimana ya, kan memang di beberapa warung makan ada yang menggratiskan teh tawar panas….

5. Kopi

Kopi, salah satu minuman di warung, merupakan petunjuk karakter yang lebih complicated. Kopi itu sendiri bermacam-macam, ada yang kopi hitam, es kopi, hingga kopi susu. Tapi yang jelas, dari kopi, para penikmatnya memahami satu hal, yaitu…

…hidup itu nggak selalu manis karena kadang pahit, kadang pahit banget.

6. Jus Buah

Minuman di warung tak melulu berkisar soal teh dan kopi. Tak jarang, beberapa warung menyajikan menu jus buah. Buahnya pun bisa single, bisa couple juga campuran dua hingga tiga buah. Dalam perihal teman makan, minuman jus ini menunjukkan karakter seseorang yang selalu maksimal dalam hidupnya.

Gimana nggak? Udah mah mereka makan sampai kenyang, minumnya jus buah pula. Perut yang mblendung pun sudah familier di mata mereka—yang penting totalitas dalam makan!

7. Air Putih

Paling umum, air putih adalah minuman di warung yang gratis dan bebas refill. Mereka-mereka yang lebih memilih air putih umumnya adalah salah satu dari dua jenis kepribadian: mental irit atau orang yang gaya hidupnya sehat…

…jauh lebih sehat daripada hubunganmu dengan dia.



Loading...



No more articles