Rubrik: Pojokan

Kondisi Terkini Jogja buat yang Kangen dengan Kota Penuh Kerinduan Ini

MOJOK.CO Buat kalian yang suka kangen dan menyimpan banyak kenangan di Jogja, jangan khawatir. Kami akan melaporkan kondisi terkini Jogja biar kalian bisa tidur nyenyak.

Kebijakan PSBB mungkin telah bikin banyak orang patah hati. Nggak bisa mudik ke rumah orang tua, nggak bisa kencan dan mengunjungi pacar yang selama ini LDR, hingga nggak bisa piknikan sata libur lebaran.

Jogja biasanya jadi destinasi favorit orang-orang yang ingin sekadar chill di titik nol, atau belanja baju tidur di Pasar Beringharjo. Kalau sudah lapar, tinggal sedikit pergi ke arah utara buat menyantap gudeg Yu Djum atau gudeg Bromo. Suasana Jogja memang nggak terbeli. Kalau buat sekadar menghamburkan uang THR, Jogja adalah pilihan nomor wahid.

Sayangnya, Mylov, kalian yang kangen Jogja harus menahannya sedikit lebih lama. Dalam waktu dekat, jangan buru-buru ingin pergi ke Jogja karena kalian sama aja nggak menemukan apa-apa selain kenangan yang hampa.

Kondisi terkini Jogja terpantau aman, walau cukup ramai. Terhitung ramai untuk sebuah kota yang penduduknya sedang berjuang melawan pandemi. Pasar Colombo masih dipenuhi dengan truk bongkar muat. Beberapa penjual gorengan dan angkringan pagi mungkin masih buka, tapi rasanya tak tega buat sekadar duduk-duduk dan menambah kekhawatiran orang-orang di sana.

Jika kalian memaksakan pergi ke jogja dengan kondisi yang seperti ini, kalian justru bakal bingung. Beberapa mal seperti amplaz memang buka, tapi masih sepi dengan sebagian gerai saja yang buka. Lalu kamu belanja apa, Lur?

Mau bertolak ke utara dan menikmati kopi klothok beserta pisang goreng? Maaf, Mylov, hingga hari ini masih belum buka. Mungkin kalau pun buka, pengunjung bakal dibatasi. Nggak segayeng dulu lagi.

Jangan khawatir soal Jalan Malioboro dan beberapa delman di sana. Mereka baik-baik saja. Jalanan Malioboro sudah ramai lancar. Tapi kalau kalian berlibur ke sini, kalian hanya akan menemukan deretan toko yang ditutup rapat-rapat. Jangan pula berharap keriaan bakal muncul di trotoar dengan iringan musik angklung. Mereka tengah jaga jarak demi kesehatan bersama. Kondisi terkini jogja baik-baik saja, namun belum siap untuk diramaikan.

Langit Jogja jadi agak biru. Nggak seperti biasanya, polusi sepertinya sudah lama pergi sejak orang-orang memutuskan berdiam diri di rumah. Kami menyebutnya fase recovery, di mana Jogja sedang benar-benar diatur ulang dan diremajakan.

Percayalah, kami yang tinggal di Jogja juga merindukan kehadiran kalian. Tapi kondisi Jogja terkini tampak belum memungkinkan. Kami juga kangen orang-orang berkumpul di Tugu Jogja untuk berfoto bareng Valak dan Pocong. Kami kangen sama gerombolan bocil yang meniup gelembung sabun di titik nol. Kalau ini sudah usai, kami tunggu kalian untuk bersepeda keliling Alun-alun Kidul dan menyantap wedang ronde setelahnya. Tidak lupa membeli oleh-oleh kaus Jogja dan bakpia rasa kacang hijau.

Bisnis dan perekonomian di Jogja berusaha dipertahankan, walau orang yang berlalu-lalang masih belum tentu jumlahnya. Beberapa tempat nongkrong kini hanya menerima pesanan takeaway dan online. Tanpa bisa kita salahkan, yang mereka lakukan juga demi mematuhi protokol kesehatan.

Bertahanlah sebentar lagi. Sabar. Jogja nggak akan kemana-mana. Kondisi Jogja terkini adalah kabar untuk kalian yang rindu dan belum bisa bersua. Sementara ini yang terpenting adalah menjaga kesehatan. Kalau nggak sehat, bagaimana mungkin kalian piknikan ke kota yng penuh kerinduan ini setiap tahun nanti?

BACA JUGA Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner Jogja Dari Warga Setempat atau artikel lainnya di POJOKAN.

Redaktur Mojok. Suka koprol.

Leave a Comment